Pekanbaru (RI-1) Sekitar 100 massa yang tergabung dalam Forum Aktivis Mahasiswa Riau (FAMR) bersama elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Kantor Walikota Pekanbaru, Kamis (2/4). Massa menuntut evaluasi total terhadap tata kelola parkir di Kota Bertuah.
Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait dugaan ketidakberesan dalam kerja sama pengelolaan parkir antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan pihak swasta.
Tuntut Audit dan Pemutusan Kontrak
Koordinator Lapangan FAMR, David, dalam orasinya mendesak Inspektorat Kota Pekanbaru untuk segera melakukan audit terhadap PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) selaku pemenang kontrak pengelolaan parkir.
“Kami meminta Inspektorat melakukan audit terhadap PT Yabisa Sukses Mandiri. Kami menduga adanya upaya memperkaya diri sendiri yang tidak memberikan keuntungan bagi masyarakat luas,” ujar David di sela-sela aksi.
Selain audit, massa juga menyoroti durasi kontrak kerja sama yang dinilai tidak wajar. David menyebut masa kontrak selama 10 tahun tersebut patut dipertanyakan akuntabilitasnya.
“Kami meminta Pemko Pekanbaru segera memutus kontrak dengan PT YSM. Perjanjian kontrak 10 tahun ini terkesan dipaksakan. Seharusnya pengelolaan parkir berkontribusi maksimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan justru diduga menguntungkan pihak tertentu,” tambahnya.
Tanggapan Pemerintah Kota
Setelah berorasi selama kurang lebih satu jam, massa ditemui oleh perwakilan Pemerintah Kota Pekanbaru, Octavianus Nahuway, S.H. Ia mengapresiasi massa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib.
“Terima kasih karena aksi hari ini berjalan kondusif. Seluruh tuntutan ini akan kami sampaikan langsung kepada Bapak Walikota agar permasalahan parkir ini menjadi prioritas untuk segera diselesaikan,” ujar Octavianus di hadapan massa.
Ancaman Aksi Lanjutan
Meski membubarkan diri dengan tertib setelah ditemui perwakilan Pemko, massa mengancam akan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.
“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata untuk audit dan evaluasi kontrak, kami akan kembali hadir dengan massa yang lebih besar dalam aksi berjilid-jilid,” tegas David menutup aksi tersebut.
Penulis : Irwan
Editor : Red
Sumber Berita: Forum Aktivis Mahasiswa Riau









