Satu Tahun Transformasi Pekanbaru: Menata Kota, Membangun Manusia

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU (RI-1) – Perubahan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya aspal yang terbentang, tapi dari seberapa cepat pelayanan sampai ke pintu rumah warga. Itulah yang kini tengah diupayakan oleh duet kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Dalam setahun terakhir, Pekanbaru bukan sekadar bersolek secara fisik, melainkan melakukan perombakan tata kelola secara menyeluruh.

Mendekatkan Layanan ke Pintu Rumah

Filosofi “pelayanan yang mendekat” diwujudkan melalui kehadiran Mobil AMAN. Warga kini tak perlu lagi antre panjang di kantor dinas untuk urusan administrasi kependudukan; layanan tersebut kini menjemput bola. Hal ini diperkuat dengan peluncuran Layanan 112 melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), sebuah kanal pengaduan darurat yang menjamin kehadiran negara saat warga merasa terancam atau butuh bantuan mendesak.

Pendidikan: Memutus Rantai Keputusasaan

Salah satu pencapaian yang paling menyentuh adalah program Zero Putus Sekolah. Di balik angka 757 anak yang kembali bersekolah, ada harapan yang tersambung kembali. Pemko tidak hanya memberikan seragam atau perlengkapan, tapi juga mengintervensi persoalan ijazah yang tertahan selama bertahun-tahun. Dengan visi wajib belajar 13 tahun, kehadiran 1 PAUD di setiap kelurahan menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas dari Kota Bertuah.

Baca Juga :  Aksi Lanjutan, LSM Penjara Indonesia Akan Demo Kejati Riau Pekan Depan

Ekonomi Kerakyatan: Dari RW hingga Koperasi

Keberpihakan pada ekonomi arus bawah terlihat dari dua langkah besar:

  1. Program Rp 100 Juta per RW: Memberikan otoritas kepada masyarakat tingkat bawah untuk menentukan sendiri pembangunan yang paling dibutuhkan di lingkungannya.

  2. Koperasi Merah Putih: Pembentukan 83 koperasi berbadan hukum di setiap kelurahan sebagai mesin penggerak UMKM dan benteng pertahanan ekonomi warga dari jeratan pinjaman ilegal.

Kota yang Bernapas dan Berkelanjutan

Pekanbaru kini dipersiapkan menjadi Green City. Penanaman 15 ribu pohon dan proyek Waste to Energy (pengolahan sampah menjadi energi) menunjukkan bahwa Agung-Markarius tidak hanya berpikir untuk hari ini, tapi juga untuk puluhan tahun ke depan. Di tengah perbaikan 42 km jalan yang melampaui target, pemerintah tetap menjaga daya beli masyarakat melalui Bazaar Pangan Murah yang tersebar di 50 lokasi.

Baca Juga :  RUTAN KELAS I LABUHAN DELI MELAKSANAKAN KEGIATAN TEMU KASIH PEMURIDAN.

Solidaritas Tanpa Batas

Kepemimpinan Agung juga mencatatkan sisi kemanusiaan yang tinggi. Meski tengah sibuk membangun daerah sendiri, Pekanbaru tetap menunjukkan solidaritasnya dengan mengirimkan bantuan tunai dan logistik total senilai Rp 4,5 miliar untuk saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Warisan Bersih dan Investasi Cepat

Keberhasilan melunasi utang masa lalu sebesar Rp 467 miliar adalah bukti integritas pengelolaan keuangan. Tanpa beban utang, Pekanbaru kini leluasa mengakselerasi program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didukung oleh 27 dapur umum siap saji.

Pekanbaru hari ini adalah kota yang sedang bergerak dinamis—sebuah kota yang membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang berorientasi pada bukti, kemajuan bukan lagi sekadar wacana di atas kertas. (*/Adv)

Berita Terkait

DARI KOLAM TUMBUH HARAPAN WBP LAPAS NARKOTIKA RUMBAI SUKSES PANEN LELE
Dengar Keluhan Warga, Kapolsek Hinai Tinjau Jembatan Rusak di Batu Melenggang
Dalam Rangka Meriahkan HUT RI Ke – 81 Bapeda Rohil Adakan Berbagai Perlombaan
Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Dua Orang Pria Saat Edarkan Narkoba Di Binjai Barat
Awali pekan dengan kedisiplinan, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai memimpin pelaksanaan apel pagi senin rutin. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting bagi seluruh jajaran pegawai dalam memulai minggu kerja yang baru dengan kesiapan mental yang matang.
Pemkab Meranti Raih Tribune Award 2026, Dinilai Sukses Dorong Transformasi Regional dan Pembangunan Inklusif
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan pembinaan jasmani melalui senam pagi rutin yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapangan utama. 
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi hak-hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:47 WIB

DARI KOLAM TUMBUH HARAPAN WBP LAPAS NARKOTIKA RUMBAI SUKSES PANEN LELE

Selasa, 1 September 2026 - 00:09 WIB

Dengar Keluhan Warga, Kapolsek Hinai Tinjau Jembatan Rusak di Batu Melenggang

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Dalam Rangka Meriahkan HUT RI Ke – 81 Bapeda Rohil Adakan Berbagai Perlombaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Dua Orang Pria Saat Edarkan Narkoba Di Binjai Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Awali pekan dengan kedisiplinan, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai memimpin pelaksanaan apel pagi senin rutin. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting bagi seluruh jajaran pegawai dalam memulai minggu kerja yang baru dengan kesiapan mental yang matang.

Berita Terbaru