Lamban Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan, Kinerja Polsek Medan Tuntungan Dipertanyakan

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SP2HP yang diterima Korban saat menjemput langsung ke Polsek Medan Tuntungan, Rabu pagi (13/05/2026).

Foto: SP2HP yang diterima Korban saat menjemput langsung ke Polsek Medan Tuntungan, Rabu pagi (13/05/2026).

MEDAN (RI-1) – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Peringatan Lase (30) oleh Polsek Medan Tuntungan dinilai berjalan lamban. Meski laporan telah masuk sejak April 2026 dan mediasi sempat dilakukan, hingga kini para terduga pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 15 orang tersebut belum juga diamankan.

Kekecewaan korban memuncak saat menjemput langsung Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) ke Mapolsek Medan Tuntungan pada Rabu (13/05/2026). Dalam dokumen SP2HP dengan nomor B/165/V/RES.16/2026/Reskrim tersebut, ditemukan sejumlah poin yang dinilai janggal oleh pihak korban.

Kejanggalan SP2HP dan Administrasi

Korban menerima dua lembar SP2HP yang masing-masing tertanggal mundur, yakni 18 April 2026 dan 10 Mei 2026. Padahal, dokumen tersebut baru diserahkan secara fisik kepada korban pada 13 Mei 2026 setelah upaya penjemputan paksa informasi oleh korban sendiri.

Dalam isi SP2HP tersebut, penyidik menerangkan telah melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Wawancara terhadap korban (Peringatan Lase) dan dua saksi korban, yakni Arisman Lase dan Tuloasa Buulolo.
  2. Koordinasi dengan pihak pengelola Pasar Induk untuk identifikasi terduga pelaku.
  3. Upaya mediasi antara korban dan para terduga pelaku.
Baca Juga :  Polsek Torgamba Tangkap Dua Terduga Pencuri Uang Sopir di SPBU Pinang Awan

Namun, kejanggalan muncul pada poin nomor 2 huruf d dalam dokumen tersebut, di mana penyidik menyatakan masih akan melakukan pemeriksaan wawancara kembali terhadap Pelapor.

Saat dikonfirmasi kepada penyidik melalui pesan Whatsapp, Brigadir Jantri Sipayung membenarkan hal tersebut, Menurutnya guna memperlihatkan para pelaku.

“Benar Bg, biar dapat memperlihatkan para pelakunya,” jelas Penyidik singkat.

Pertanyakan Alasan Pelaku Belum Ditahan

Peringatan Lase merasa prosedur yang dijalankan berbelit-belit. Menurutnya, syarat untuk mengamankan pelaku sudah lebih dari cukup mengingat hasil visum telah tersedia dan identitas pelaku sudah diketahui melalui proses mediasi sebelumnya.

“Saat mediasi, beberapa terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya. Mereka bahkan mengaku bukan otak pelaku, melainkan hanya orang suruhan. Jumlah mereka banyak, ada 15 orang lebih. Jika visum ada, saksi ada, dan mereka sudah mengakui, mengapa sampai sekarang tidak satu pun yang diamankan?” tanya Peringatan dengan nada kecewa kepada awak media, Rabu (13/05).

Baca Juga :  Tebarkan Kepedulian, Satuan Brimob Polda Sumut Gelar Minggu Kasih di Pematangsiantar

Ia mengkhawatirkan pembiaran ini akan memberi celah bagi para pelaku untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Desakan kepada Kapolsek

Sebelumnya, korban juga telah mencabut kuasa hukum dari Kantor Hukum Obedi Laia, S.H., M.H., & Rekan agar dapat berkomunikasi langsung dengan penyidik tanpa hambatan birokrasi. Korban mendesak Kapolsek Medan Tuntungan untuk bertindak objektif dan profesional.

“Saya ini buruh, saya hanya minta keadilan. Jangan sampai prosedur administratif jadi alasan untuk menunda penegakan hukum atas tindakan kekerasan yang saya alami,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi terus dilakukan kepada otoritas terkait. Penyidik Polsek Medan Tuntungan, Brigadir Jantri Sipayung, sebelumnya enggan memberikan tanggapan detail dan mengarahkan media ke pimpinan. Sementara itu, Kapolsek Medan Tuntungan, IPTU Adil Ginting, S.H., M.H., belum memberikan pernyataan resmi terkait kendala penangkapan para pelaku dalam kasus ini.

(*/Tim)

Berita Terkait

POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR
Satreskrim Polres Binjai, Tangkap Bandar Judi Dadu Di Kecamatan Selesai
Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil, Empat Pelaku Ditangkap
Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
Polda Sumut dan Polrestabes Medan Kawal Distribusi BBM, Pastikan Pasokan dan Pelayanan di SPBU Berjalan Lancar
Pastikan Distribusi BBM Lancar, Polda Sumut Siagakan 786 Personel di 325 SPBU
Polda Sumut Kawal Distribusi BBM, Puluhan Mobil Tangki Diberangkatkan ke SPBU Demi Jaga Pasokan untuk Masyarakat
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:10 WIB

POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:39 WIB

Satreskrim Polres Binjai, Tangkap Bandar Judi Dadu Di Kecamatan Selesai

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:35 WIB

Ditressiber Polda Sumut Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil, Empat Pelaku Ditangkap

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:31 WIB

Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi

Berita Terbaru