Puluhan Mahasiswa Asal NTT Menggelar Aksi Damai di Kampus Universitas Bunda Thamrin

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusa tenggara Timur (RI-1) – Mahasiswa menyoroti persoalan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, akses Sistem Informasi Akademik (SIDARA) yang tidak dapat digunakan karena persoalan pembayaran SPP, hingga kebijakan pembiayaan yang dinilai memberatkan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tuntutan dan harapan agar persoalan yang mereka alami mendapat perhatian serius. Mereka juga menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi agar hak pendidikan mahasiswa tetap terjamin.

Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Para mahasiswa membawa poster dan menyampaikan orasi secara bergantian.

Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah persoalan kuota KIP Kuliah. Berdasarkan penelusuran mahasiswa, proses rekrutmen disebut mencapai sekitar 380 mahasiswa, dengan kurang lebih 210 mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu yang berharap memperoleh bantuan KIP Kuliah.

Baca Juga :  Update Bencana Sumut: 62 Meninggal, 65 Hilang, 13 Luka Berat, 82 Luka Ringan, 9.845 Mengungsi

Namun, mahasiswa menyebut kuota resmi yang tersedia melalui jalur L2Dikti maupun aspirasi legislatif hanya sekitar 49 kuota. Ketimpangan tersebut memicu keresahan dan ketidakpastian di kalangan mahasiswa rantau.

Melalui pernyataan sikap resmi, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan kepada pihak kampus, di antaranya meminta agar akses SIDARA kembali dapat digunakan sehingga mahasiswa dapat mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS), menghentikan tuntutan pembayaran terhadap mahasiswa terdampak persoalan KIP, serta memberikan penjelasan tertulis secara transparan terkait status pengajuan KIP dan kebijakan pembiayaan.

Baca Juga :  Rektor dan Civitas Akademika Unimal Evakuasi Ribuan Mahasiswa Terdampak Banjir Aceh Utara

Mahasiswa juga meminta dilaksanakannya audiensi terbuka yang melibatkan pihak rektorat, yayasan, mahasiswa, orang tua atau wali, serta pihak pendamping mahasiswa.

Selain itu, mereka mendesak adanya solusi konkret agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa tekanan ekonomi yang berat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa memberikan tenggat waktu selama 3×24 jam kepada pihak kampus untuk memberikan tanggapan resmi dan langkah penyelesaian yang jelas.

Apabila tidak ada respons yang dinilai serius dan bertanggung jawab, mahasiswa menegaskan akan melanjutkan perjuangan melalui langkah damai dan konstitusional.

Aksi ini menjadi gambaran perjuangan mahasiswa rantau yang berupaya mempertahankan hak pendidikan mereka di tengah keterbatasan ekonomi dan ketidakpastian pembiayaan kuliah. **Ikzed

Berita Terkait

Kapolrestabes Medan Nobar Kick Off Piala Dunia 2026 Bersama Personel dan Masyarakat
LSM LIRA Luncurkan Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi Di Sumut. Terima Pengaduan Kasus Korupsi Berhadiah
Mansyuri SH Ketua Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ ) Gelar Malam Satu Muharam 1448 H. 
DJP Menegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sebagai Tulang Punggung Perekonomian Indonesia.
‎BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Sektor Hijau Terus Tumbuh ‎
Bentengi Generasi dari Radikalisme, Densus 88 Ajak Pemprov Sumut dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi Presisi
Pemuda Asal Nias Utara Butuh Uluran Tangan untuk Biaya Operasi Kepala
HIPMI Sumut Gelar Rakerda dan Diklatda FORBISDA 2026 di Hotel Mercure, Perkuat SDM Pengusaha Muda
Berita ini 272 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:35 WIB

Kapolrestabes Medan Nobar Kick Off Piala Dunia 2026 Bersama Personel dan Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:39 WIB

LSM LIRA Luncurkan Saluran Prabowo-Gibran Anti Korupsi Di Sumut. Terima Pengaduan Kasus Korupsi Berhadiah

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:32 WIB

Mansyuri SH Ketua Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ ) Gelar Malam Satu Muharam 1448 H. 

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:08 WIB

DJP Menegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sebagai Tulang Punggung Perekonomian Indonesia.

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

‎BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Sektor Hijau Terus Tumbuh ‎

Berita Terbaru