DUKA MEMBAWA DUKA

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MEDAN-(RI-1)

 

Sebelum proses pemakaman seorang Kakek yang sangat terpandang di kota Medan Sumut,kakek ini adalah seorang Jendral,telah terjadi keributan diantara cucu dengan cucu tersayangnya.

 

Tepat dihari kematian kakeknya itu telah terjadi pemukulan di komplek Griya Riatur Medan.cucu nya yang bernama Hesranov Oliver Parulian Sianipar yaitu cucu dari anak pertama sang jendral telah memukul cucu anak terakhir yang bernama Henokh Hasadaon.

 

Kematian Sang kakek karena keletihan setelah menghadiri seminar suatu marga,itu diperkuat oleh peserta marga tersebut.namun Hesranov menuduh Henokh biang kerok kematian sang kakek sehingga melakukan penganiayaan pemukulan bertubi-tubi.dibagian leher kiri, memukul kepala bagian kiri tepatnya dibelakang telinga kiri sehingga membuat henokh sakit pada bagian kepala bagian kiri dan leher serta membuat Henokh sulit untuk tidur dan alami trauma berat.

Baca Juga :  Polda Sumut Pastikan Situasi Tetap Kondusif Meski Blackout, Warga Medan Beraktivitas Normal

 

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada hari selasa,05 mei 2026 sekitar pukul 00.05 wib.disaksikan keluarga besar ibunda henokh.namun tidak ada satupun yang melaporkan kejadian tersebut kepada ibunda Henokh yang saat itu berada dilantai 2 rumah almarhum sang Jenderal.

 

Henokh juga tidak memberitahu ibundanya karena masih menghargai jenazah sang Jendral,kakek tercinta yang belum dikebumikan.

 

Akibat kejadian itu Henokh jadi trauma takut untuk mengikuti proses pemakaman,foto bareng bersama almarhum.

 

Esok harinya ibunda Henokh baru tau kejadian pemukulan tersebut melalui saudaranya yg lain yang baru melapor ke dirinya.

Baca Juga :  Biddokkes Polda Sumut Bagikan Takjil Gratis, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan

 

Merasa tidak terima anaknya telah dianiya,ibunda Henokh membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/1853/V/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN.

 

*Sebelum pemukulan sudah terjadi pengancaman yang diketahui oleh orang tua pelaku.Begitu kejam mereka sudah tidak ada bicara baik main pukul saja tidak ada permintaan maaf dari keluarga pelaku.Dan setelah acara pemakaman keluarga korban tidak boleh hadir di acara apapun yang dilakukan oleh keluarga sang Jendral karena krisis ekonomi dan pelaporan ke pihak berwajib.Dengan adanya laporan ini kami berharap keadilan bisa ditegakkan,,ujar ibunda Hanokh.*(Red//Julia kesuma)

Berita Terkait

Team Khusus Anti Begal 1.1 Polres Binjai berhasil amankan Sepeda Motor hasil Curian  di Kabupaten Langsa Prop.
Patroli Dini Hari Brimob Sumut Perkuat Keamanan Kota Medan, Sambangi Pos Kamling dan Pelaku UMKM
Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan, Brimob Sumut Bergerak Cepat Bantu Warga Pematangsianta
Polres Pematangsiantar Ungkap dan Amankan Warga Gang Pulut Putih Milik Ganja 
Gunakan Teknik Undecover, Satresnarkoba Amankan 2 Orang Pria Bersama Barang Buktinya
Menunggu Pembeli di Lahan Kosong, Pengedar Sabu di Patumbak Diciduk Polda Sumut
Pelaku Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu Jaringan Internasional di Perairan Asahan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:38 WIB

Team Khusus Anti Begal 1.1 Polres Binjai berhasil amankan Sepeda Motor hasil Curian  di Kabupaten Langsa Prop.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:16 WIB

Patroli Dini Hari Brimob Sumut Perkuat Keamanan Kota Medan, Sambangi Pos Kamling dan Pelaku UMKM

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:12 WIB

Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan, Brimob Sumut Bergerak Cepat Bantu Warga Pematangsianta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:24 WIB

DUKA MEMBAWA DUKA

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:52 WIB

Gunakan Teknik Undecover, Satresnarkoba Amankan 2 Orang Pria Bersama Barang Buktinya

Berita Terbaru

TNI-POLRI

DUKA MEMBAWA DUKA

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:24 WIB