100 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Ikuti Pesantren Kilat Ramadhan

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru (risatu.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan bagi warga binaan di Masjid At-Taubah, Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mental dan spiritual warga binaan selama bulan suci.

Acara dibuka secara resmi oleh Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Angki Setyo Andrianto. Sebanyak 100 warga binaan tercatat menjadi peserta dalam program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumut Sosialisasikan Ranperda Kesehatan di Lapas Binjai

Fokus Pembinaan Karakter

Angki Setyo Andrianto menjelaskan bahwa pesantren kilat ini bertujuan membentuk karakter dan akhlak warga binaan agar memiliki bekal positif saat bebas nanti.

“Kami berharap warga binaan memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Angki dalam sambutannya.

Tujuh Program Utama

Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendapatkan pendalaman materi yang terbagi dalam tujuh poin utama, di antaranya:

  1. Tauhid dan Akidah: Penguatan landasan iman.

  2. Tahsin Al-Qur’an: Perbaikan cara membaca kitab suci.

  3. Penyelenggaraan Jenazah: Pelatihan fardu kifayah.

  4. Adab dan Akhlak: Etika dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Praktik Ibadah: Tata cara wudhu dan sholat yang benar.

  6. Huruf Hijaiyah: Program khusus bagi warga binaan yang belum bisa membaca Al-Qur’an.

Baca Juga :  Gubernur Riau Abdul Wahid, mengenakan pakaian roping orange setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan pemerasan.

Pihak Lapas berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan sarana introspeksi diri yang mampu mengubah perilaku warga binaan menjadi lebih produktif dan religius. (*/Ar. Harefa)

Berita Terkait

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Rutan Labuhan Deli Aktifkan Kembali Mesin X-Ray untuk Perketat Keamanan
Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Binjai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Pengelolaan Bama dan Wartelsuspas
Bersama Masyarakat, Ratusan Mahasiswa FAMR Demo Pemko Pekanbaru
Kejari Pekanbaru Segera Ekspose Dugaan Korupsi SMKN 2 dan SMKN 5, LSM PENJARA INDONESIA Mengapresiasi
Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Pada Blok Hunian
KPPU Vonis 97 Pinjol Bersalah Terkait Kartel Bunga, Total Denda Rp755 Miliar
Dirkeswat Tinjau Layanan Makan dan Kesehatan di Rutan Labuhan Deli
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:47 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 17:18 WIB

Rutan Labuhan Deli Aktifkan Kembali Mesin X-Ray untuk Perketat Keamanan

Senin, 6 April 2026 - 14:12 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Binjai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Pengelolaan Bama dan Wartelsuspas

Kamis, 2 April 2026 - 18:02 WIB

Bersama Masyarakat, Ratusan Mahasiswa FAMR Demo Pemko Pekanbaru

Kamis, 2 April 2026 - 08:04 WIB

Kejari Pekanbaru Segera Ekspose Dugaan Korupsi SMKN 2 dan SMKN 5, LSM PENJARA INDONESIA Mengapresiasi

Berita Terbaru