Kasus SMKN 1 Bantan: LSM Penjara Indonesia Kumpulkan Bukti Dugaan Penyimpangan Anggaran

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RISATU.COM, BENGKALIS |– Proses pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, kini disorot tajam oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (Penjara Indonesia). Lembaga ini mengungkap adanya dugaan kesalahan dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran negara, dan berencana menyerahkan laporan resmi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada pekan depan.

Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Penjara Indonesia provinsi Riau, Relas, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan lapangan, mengumpulkan dokumen, serta menghimpun berbagai informasi dari masyarakat sekitar. Dari hasil investigasi awal, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian pada pelaksanaan pembangunan, mulai dari kualitas pekerjaan, dugaan mark-up anggaran, hingga adanya indikasi tidak terpenuhinya spesifikasi teknis sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Perpajakan dan Optimalisasi Penerimaan Negara Bersama Kejati Sumut

“Kami melihat ada indikasi kuat terjadinya penyimpangan dalam pembangunan SMKN 1 Bantan. Data dan bukti awal sudah kami pegang. Minggu depan, seluruh hasil temuan akan kami laporkan secara resmi ke Kejati Riau agar ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Relas, Sabtu (4/10/2025).

Dirinya menambahkan, sebelum mengambil langkah hukum, pihaknya telah lebih dulu mencoba berkomunikasi melalui surat secara resmi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, namun hingga kini tidak pernah mendapat balasan maupun penjelasan dari pihak dinas.

“Kami sudah menyurati Dinas Pendidikan Provinsi Riau, tapi sampai hari ini tidak ada jawaban. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Padahal masyarakat berhak mengetahui transparansi penggunaan anggaran, terutama yang berkaitan dengan pendidikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  WALHI NTT Kritik Kegagalan Negara Terkait Penyelundupan Komodo di Manggarai Timur

LSM Penjara Indonesia menegaskan, langkah pelaporan ini bukan semata bentuk kritik, melainkan dorongan agar ada evaluasi serius terhadap tata kelola pembangunan sekolah di Riau. Relas menyebut, pendidikan seharusnya menjadi prioritas untuk mencetak generasi yang berkualitas, bukan justru menjadi ladang penyalahgunaan anggaran.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk benar-benar serius. Jangan sampai kasus ini tenggelam. Jika ada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, harus diproses sesuai hukum. Uang negara harus kembali ke rakyat, bukan ke kantong pribadi,” tutup Relas.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan yang disampaikan LSM Penjara Indonesia tersebut. (**/Tim)

Berita Terkait

Kejari Bengkalis Dipertanyakan soal Kasus Tambak Udang Illegal
Dugaan Penyelewengan BBM Industri di Koridor Pangkalan Kerinci Disorot LSM
Dirressiber Polda Sumut Beri Kuliah Umum di UMSU, Bahas Ancaman Nyata Kejahatan Siber di Era Digital
Mafia Kayu Terus Menjarah, LSM PENJARA INDONESIA Soroti Bisnis Kayu Alam Inisial SZ
Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Perpajakan dan Optimalisasi Penerimaan Negara Bersama Kejati Sumut
Spanduk Prabowo Berkibar Usai Sidang Kesimpulan Praperadilan Kasus Wartawan Korban Pencurian Nangkap Maling Masuk Penjara dan DPO,
Selama PraPeradilan di Pengadilan Negeri Medan, Kasipidus Gunung Sitoli Menghilang
PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:57 WIB

Kejari Bengkalis Dipertanyakan soal Kasus Tambak Udang Illegal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:38 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Industri di Koridor Pangkalan Kerinci Disorot LSM

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Dirressiber Polda Sumut Beri Kuliah Umum di UMSU, Bahas Ancaman Nyata Kejahatan Siber di Era Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:01 WIB

Mafia Kayu Terus Menjarah, LSM PENJARA INDONESIA Soroti Bisnis Kayu Alam Inisial SZ

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:20 WIB

Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Perpajakan dan Optimalisasi Penerimaan Negara Bersama Kejati Sumut

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Binjai Memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Senin, 1 Jun 2026 - 20:08 WIB