Mahasiswa Kecewa atas Rencana Pinjaman Pemda Inhil Rp 200 Miliar ke PT SMI tanpa Sosialisasi

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RI satu com. | TEMBILAHAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk menopang APBD 2026 kembali menuai kritik.

Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau, Abde Nuanca Al-Hafiz, menilai langkah tersebut belum disampaikan secara transparan kepada publik.

Menurut Abde, masyarakat wajar mempertanyakan rencana utang daerah itu karena penjelasan mengenai arah penggunaan dana hingga kini belum disampaikan secara rinci.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus membuka informasi sejelas-jelasnya agar tidak menimbulkan polemik baru.

“Bukan menolak. Ada baiknya diperjelas, pinjaman tersebut nantinya dipergunakan untuk apa dan ke mana arahnya,” ujar Abde dalam keterangannya, Minggu, 30 November 2025.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Pemko Pekanbaru dan UNRI Revitalisasi 10 Danau Kampus Jadi Embung Pengendali Banjir

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi defisit anggaran Inhil tidak boleh dijadikan alasan untuk mengambil pinjaman tanpa perencanaan matang. Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa pinjaman tersebut tidak terkesan hanya untuk proyek semata.

“Di tengah defisit, rencana pinjaman ini jangan terkesan hanya untuk proyek saja. Masyarakat ingin tahu manfaat strategisnya, bukan sekadar pembangunan fisik tanpa dampak jangka panjang,” tegasnya.

Selain itu, Abde menekankan bahwa kebijakan sebesar pinjaman daerah harus dibuka secara luas kepada publik. Ia mengingatkan pemerintah agar tidak menciptakan kesan seolah kebijakan ini disembunyikan atau dibahas secara terbatas.

Baca Juga :  Disambut Gembira, Program Aspirasi Warga Lamboya Akhirnya Terealisasi Lewat Legislator NasDem

“Kebijakan seperti ini harus dibuka ke publik. Jangan terkesan disembunyikan. Harus berani diuji di publik agar terlihat apakah rencana ini benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya lagi.

Abde meminta Bupati Inhil untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, termasuk kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Kepada pihak bupati, kami minta segera melakukan klarifikasi terkait pinjaman itu ke berbagai lini,” lanjutnya. (**/Tim)

Editor : Red

Berita Terkait

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Lapas Pekanbaru Resmi Buka Porsenap 2026, Ajang Sportivitas dan Kreativitas Warga Binaan
*Polda Sumut Lakukan OTT Sebanyak 5 Orang Dari Dinas Kominfo Kota Madya Tebing Tinggi*
FORUM JAMSOS INGATKAN DIREKSI BPJS TK WASPADAI KETAHANAN DANA JAMSOS AKIBAT PERANG IRAN-AS
Lapas Kelas IIA Pekanbaru Masuk 6 Besar Nasional, Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Verifikasi Lapangan Lomba Klinik Terbaik
Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Pekanbaru yang Lebih Maju
Rutan Labuhan Deli Aktifkan Kembali Mesin X-Ray untuk Perketat Keamanan
Sinergi Kesehatan, Lapas Narkotika Rumbai Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Rumbai Bukit
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:11 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 13:13 WIB

Lapas Pekanbaru Resmi Buka Porsenap 2026, Ajang Sportivitas dan Kreativitas Warga Binaan

Jumat, 17 April 2026 - 08:49 WIB

*Polda Sumut Lakukan OTT Sebanyak 5 Orang Dari Dinas Kominfo Kota Madya Tebing Tinggi*

Kamis, 16 April 2026 - 18:45 WIB

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Masuk 6 Besar Nasional, Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Verifikasi Lapangan Lomba Klinik Terbaik

Kamis, 16 April 2026 - 18:35 WIB

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Pekanbaru yang Lebih Maju

Berita Terbaru