RISATU.com | PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa musibah yang terjadi di tiga provinsi tersebut juga menjadi duka masyarakat Riau.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda beberapa daerah di Aceh, Sumut, dan Sumbar, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan parah.
Siapa yang memberi pernyataan?
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
Di mana pernyataan disampaikan?
Di Markas Polda Riau, Pekanbaru.
Dalam pernyataannya, Irjen Herry mengatakan seluruh personel Polda Riau turut merasakan kepedihan akibat musibah tersebut. Ia menyebutkan bahwa bencana ini bukan hanya persoalan regional, tetapi ujian bagi solidaritas bangsa.
“Dalam situasi sulit seperti ini, kekuatan sejati sebuah bangsa terlihat dari besarnya kepedulian dan solidaritas antarwilayah,” ujarnya.
Kapolda juga menyampaikan doa bagi para korban yang meninggal dunia serta ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa masyarakat terdampak tidak akan menghadapi situasi ini sendiri karena dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Riau, akan terus mengalir.
Irjen Herry memastikan bahwa jika dibutuhkan, Polda Riau siap diterjunkan untuk membantu penanganan bencana, mulai dari bantuan personel, logistik, hingga dukungan medis darurat.
“Riau berdiri bersama kalian. Jika diperlukan, Polda Riau siap mengerahkan segala daya dan upaya, kapan pun dan di mana pun di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tegasnya.
Komitmen tersebut menjadi sinyal kesiapsiagaan Polda Riau untuk memperkuat penanganan di lapangan, sekaligus wujud solidaritas antarprovinsi di Pulau Sumatera.
Selain itu, Kapolda Riau mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai upaya jangka panjang meminimalkan risiko bencana. Menurutnya, pembangunan fisik harus diimbangi dengan perhatian serius terhadap kelestarian alam.
“Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga masa depan generasi mendatang dengan menjaga keseimbangan alam,” tutupnya. (Red)









