Mensos Kaji Usulan Sekolah Rakyat di Kampar, Upaya Tekan Angka Putus Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (RI-1) Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bersama Wakil Bupati Misharti, melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di Gedung A Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini fokus membahas usulan pembangunan “Sekolah Rakyat” di Kabupaten Kampar.

Program Sekolah Rakyat diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Bumi Sarimadu.

Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan harapan agar program ini dapat segera terealisasi dan mulai dibangun pada tahun 2026. Ia menilai keberadaan Sekolah Rakyat sangat krusial sebagai instrumen pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga :  Pemkab Kampar Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Batu Belah

“Kami siap mendukung penuh, baik dari sisi koordinasi maupun kesiapan teknis di daerah. Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Ahmad Yuzar.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Misharti menambahkan bahwa program ini merupakan pengejawantahan visi-misi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pendidikan. Dukungan dari Kemensos diharapkan mampu mempercepat eksekusi program di lapangan.

Baca Juga :  Kunker Komisi III DPR RI di Kampar: Bupati Pastikan Kendala Program MBG Telah Tuntas

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Kampar. Gus Ipul menyatakan bahwa Kemensos berkomitmen mendorong program pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor pendidikan yang beririsan dengan bantuan sosial.

“Kementerian Sosial akan mengkaji usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kampar ini sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Gus Ipul.

Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan formal maupun non-formal bagi masyarakat Kabupaten Kampar. (*/Red)

Berita Terkait

Kerusakan Jalan Kampar Jadi Sorotan, DPD LSM PENJARA INDONESIA Provinsi Riau Kritik Dinas PUPR
Klaim “Limbah Jadi Batu Bata” PT Asiana Gasindo Disorot
Diskominfo Kampar Perketat Administrasi Media dan Gandeng Bank Mandiri Perkuat Ekonomi
Suasana Hangat Penuh Kekeluargaan di Ruang Kerja Camat Nuryadi di Tapung Hulu.
DPRD Kampar Mulai “Bedah” Kinerja Pemkab Lewat Pansus LKPJ 2025
Pj Sekda Kampar: Pejabat Baru Harus Jadi Teladan dan Penggerak Visi Daerah
Bupati Kampar: Jembatan Merah Putih Presisi Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tambang
DPRD Kampar Tekankan Akuntabilitas Penganggaran 2026 dalam Forum Evaluasi Se-Riau
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:43 WIB

Kerusakan Jalan Kampar Jadi Sorotan, DPD LSM PENJARA INDONESIA Provinsi Riau Kritik Dinas PUPR

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:28 WIB

Klaim “Limbah Jadi Batu Bata” PT Asiana Gasindo Disorot

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Diskominfo Kampar Perketat Administrasi Media dan Gandeng Bank Mandiri Perkuat Ekonomi

Senin, 4 Mei 2026 - 21:48 WIB

Suasana Hangat Penuh Kekeluargaan di Ruang Kerja Camat Nuryadi di Tapung Hulu.

Senin, 13 April 2026 - 19:22 WIB

DPRD Kampar Mulai “Bedah” Kinerja Pemkab Lewat Pansus LKPJ 2025

Berita Terbaru