Paripurna DPRD Kampar: Penutupan Masa Sidang 2025 dan Penyampaian Laporan Reses Enam Dapil

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR (RI-1) – Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar dengan agenda penyampaian laporan reses serta transisi masa sidang, Senin (5/1/2026). Pertemuan ini menjadi krusial untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi, S.H.I., tersebut menandai penutupan Masa Sidang I Tahun 2025 sekaligus pembukaan Masa Sidang II Tahun 2026. Turut hadir Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti, Pj. Sekda Ardi Mardiansyah, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Kampar.

Agenda utama paripurna ini adalah penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD dari enam Daerah Pemilihan (Dapil) yang dilakukan sepanjang tahun 2025. Adapun juru bicara masing-masing dapil adalah:

  1. Dapil I: Gusti Afrina (PAN)

  2. Dapil II: Muhammad Rizal Rambe (PAN)

  3. Dapil III: Rahayu Sri Mulyani (Gerindra)

  4. Dapil IV: Min Amir Pakpahan (Golkar)

  5. Dapil V: Yohanes Lindung Magatas Simbolon (PDIP)

  6. Dapil VI: Habiburahman (PPP)

Baca Juga :  Kompak Bersama Wabup dan Pj Sekda, Bupati Kampar Perkuat Sinergi OPD di Awal Tahun

Laporan tersebut merangkum berbagai persoalan mendesak, mulai dari kebutuhan infrastruktur, penguatan ekonomi rakyat, sektor pertanian dan perikanan, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Bupati Ahmad Yuzar dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan reses. Menurutnya, hasil reses merupakan dokumen penting bagi eksekutif dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Reses adalah jembatan komunikasi yang sangat penting. Melalui mekanisme ini, aspirasi dan keluhan masyarakat dapat kita dengar secara langsung untuk kemudian dicarikan solusinya secara bersama-sama,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah (eksekutif) dan DPRD (legislatif) semakin solid pada masa sidang tahun 2026 ini. Fokus utama ke depan adalah melahirkan peraturan daerah (Perda) yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di “Serambi Mekkah” Riau.

Baca Juga :  Warga Nias mengencam perilaku " Saudara Hondo" Mengaku ketua umum persatuan Nias, lakukan pengusiran warga Nias di PT Jimmy.

Acara ditutup dengan prosesi resmi penutupan masa sidang lama dan pembukaan masa sidang baru, diiringi apresiasi dari pimpinan DPRD atas kerja sama semua pihak yang telah terjalin selama setahun terakhir. (*/Red)

Berita Terkait

Pj Sekda Kampar: Pejabat Baru Harus Jadi Teladan dan Penggerak Visi Daerah
Mensos Kaji Usulan Sekolah Rakyat di Kampar, Upaya Tekan Angka Putus Sekolah
Bupati Kampar: Jembatan Merah Putih Presisi Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tambang
DPRD Kampar Tekankan Akuntabilitas Penganggaran 2026 dalam Forum Evaluasi Se-Riau
Pemkab Kampar Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Batu Belah
Pererat Ukhuwah di Tanjung Belit, Pj Bupati Kampar Pimpin Tim II Safari Ramadhan di Masjid Al-Ubudiyah
Buka Pra-Musrenbang, Ahmad Yuzar Targetkan RKPD 2027 Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Bupati Kampar dan Tim Gabungan Sasar Aksi Balap Liar di Bangkinang Kota
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:50 WIB

Pj Sekda Kampar: Pejabat Baru Harus Jadi Teladan dan Penggerak Visi Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:51 WIB

Mensos Kaji Usulan Sekolah Rakyat di Kampar, Upaya Tekan Angka Putus Sekolah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:13 WIB

Bupati Kampar: Jembatan Merah Putih Presisi Siap Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tambang

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:35 WIB

DPRD Kampar Tekankan Akuntabilitas Penganggaran 2026 dalam Forum Evaluasi Se-Riau

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Kampar Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Batu Belah

Berita Terbaru