Masyarakat Nias Pertanyakan Asal-Usul Identitas Seseorang Bernama “Hondo”

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RI Satu.com | Riau, Minggu, 7 Desember — Sejumlah warga Nias yang berdomisili di Provinsi Riau mempertanyakan asal-usul dan status seorang pria bernama Hondo, setelah sebuah video yang menampilkan dirinya viral di media sosial dan sejumlah media daring

 

Dalam video yang beredar, pria bernama Saudara Hondo tampak mengaku sebagai ketua sebuah perkumpulan masyarakat Nias saat mendatangi pekerja Nias di PT Jimmy, perusahaan yang saat ini dikabarkan telah disita negara dan diserahkan kepada Agrinas serta kelompok tani. Dalam rekaman tersebut, Hondo juga menyampaikan sejumlah pernyataan yang memicu keberatan warga Nias, termasuk pernyataan terkait pengusiran pekerja serta komentar negatif terhadap pejabat negara.

Saudara Hondo, yang mengaku sebagai ketua perkumpulan masyarakat Nias.

 

Warga Nias di Riau, yang mempertanyakan status dan legalitas organisasi yang disebut Hondo.

 

Tokoh masyarakat Nias, di antaranya F. Zega, yang menyampaikan kekecewaannya.

 

Seorang tokoh masyarakat lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya.

 

Peristiwa ini berkaitan dengan warga Nias yang bekerja di PT Jimmy di Riau, serta masyarakat Nias yang tinggal di berbagai wilayah Provinsi Riau, terutama di Kota Pekanbaru

 

Polemik mencuat dan menjadi perbincangan publik setelah video viral tersebut muncul di media sosial pada minggu pertama Desember 2025.

Baca Juga :  KBPP Polri Sumut Gelar Musda V, Perkuat Kebersamaan dengan Polri untuk Kamtibmas

Hingga ada tudingan dari warga sekitar PT Jimmy bahwa kelompok nya Saudara Hondo memanen buah sawit dan mengangkut sebanyak 4 unit mobil tanpa sepengetahuan PT agrinas yang di percayai oleh negara.

Warga mempertanyakan:

Status dan asal-usul Saudara Hondo  sebagai orang Nias, karena beberapa warga mengaku Perilaku nya tidakmengenal dari nias mana dan perkumpulan suku apa yang di pimpin nya dan siapa yang memilih dia sebagai ketua umum persatuan nias.

 

Tindakan dan pernyataan saudara Hondo dalam video, yang dinilai oleh warga berpotensi meresahkan dan mencemarkan nama baik  Nias.

 

Sejumlah warga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjadi anggota organisasi yang disebut Hondo pimpin.

Dalam salah satu rekaman suara warga yang beredar, masyarakat menyampaikan keberatannya. “Jangan menjual nama suku Nias untuk kepentingan pribadi. Kami bukan anggota organisasi yang Saudara Hondo sebutkan,” ujar salah satu warga Nias di Pekanbaru.

Tanggapan F. Zega

Tokoh masyarakat Nias, F. Zega, menyayangkan tindakan Hondo.

 

“Saya merasa kecewa dan malu atas perilaku Saudara Hondo. Tidak seharusnya membawa nama suku Nias untuk menakut-nakuti orang, apalagi sampai mengusir pekerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Kubu Roy Suryo Desak SP3 Kasus Fitnah Ijazah Jokowi, Polisi Pertanyakan Dasar Hukum!

Ia juga mempertanyakan legalitas organisasi yang disebut Saudara Hondo. Menurut F. Zega, AD/ART PKMNR yang diklaim Saudara Hondo tidak memiliki legalitas, dan ia menyatakan telah mengajukan gugatan atas atas perbuatan melawan hukum terkait pencatuman nama seseorang di akta notaris yang dikaitkan dengan organisasi bernama PJBN (Perkumpulan Jaya Bersama Suku Nias) ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sidang perdana, kata Zega, telah digelar pada 4 Desember, namun Hondo disebut tidak hadir.

Desakkan Penegakan Hukum

Seorang tokoh masyarakat Nias lainnya, yang meminta identitasnya dirahasiakan, meminta Kapolda Riau untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan Saudara Hondo.

 

Tokoh tersebut menilai perlu ada langkah tegas agar masyarakat tidak merasa resah.

Wartawan media ini ketika wartawan media ini menghubungi saudara Hondo melalui via WhatsApp HP +62 821-2255**** sayang seribu sayang tidak aktif.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Saudara Hondo untuk meminta klarifikasi, tanggapan, dan konfirmasi mengenai tuduhan, klaim organisasi, serta proses hukum yang disebutkan oleh para narasumber. Berita akan diperbarui segera setelah keterangan resmi diperoleh.****

 

Rilis: Tim

Berita Terkait

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menerima kunjungan tim dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) 
Warga dan Lurah Aek Kanopan Timur Apresiasi Polda Sumut Gerebek dan Bakar Barak Narkoba
Patroli Blue Light Satuan Brimob Polda Sumut Sigap Redam Keributan Akibat Laka Lantas di Medan, Situasi Memanas Berhasil Dikendalikan
Satuan Brimob Polda Sumut Siaga Total Sambut May Day 2026, Apel Kesiapsiagaan Humanis Tegaskan Pengamanan Maksimal
Program “Go To School” Sat Binmas Polres Binjai Ajak Pelajar Tidak Terlibat Kenakalan Remaja
Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Dansat Brimob Polda Sumut Pimpin Buka Puasa Bersama Personel Batalyon C
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:34 WIB

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:25 WIB

Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah, Dua Pria Ditangkap dengan Barang Bukti Puluhan Gram

Senin, 18 Mei 2026 - 19:29 WIB

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menerima kunjungan tim dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) 

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:11 WIB

Warga dan Lurah Aek Kanopan Timur Apresiasi Polda Sumut Gerebek dan Bakar Barak Narkoba

Kamis, 30 April 2026 - 08:52 WIB

Patroli Blue Light Satuan Brimob Polda Sumut Sigap Redam Keributan Akibat Laka Lantas di Medan, Situasi Memanas Berhasil Dikendalikan

Berita Terbaru