Daripada Diamankan Satpol PP, Jumida Pilih Bagikan 3 Ton Semangka ke Warga

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BAGANSIAPIAPI – ( RI-1 ) “Saya ini masyarakat Rokan Hilir pak, anak saya lima orang lahir disini. Tapi kenapa diperlakukan tidak adil seperti ini? Saya sudah diberi izin sama pihak BSI untuk memakai area kantor mereka berdagang. Dagangan saya tidak memakan badan jalan. Padahal bapak lihat sendiri, disana (arah taman kota) dan sekitar sini juga banyak pedagang seperti saya. Tapi kenapa hanya saya saja yang diginikan?” teriak Jumida (43) pedagang buah di Bagansiapiapi dihadapan petugas Satpol PP yang ingin mengamankan dagangannya, Selasa (7/7).

 

Sambil menahan tangis dan keringat dingin, Jumida terus membagikan lebih kurang 3 ton Semangka segar yang baru ia ambil kepada warga yang melintas didepan lokasi ia berjualan.

 

Hal ini ia lakukan sebagai bentuk protes akan sikap Satpol PP yang dinilai tidak adil dan terkesan pilih kasih.

 

“Daripada buah buah ini diangkut Satpol PP, yang ada nanti pasti rusak kak. Saya lebih ikhlas jika masyarakat yang menikmatinya. Dengan kondisi tetap segar. Biar nanti Tuhan yang balas semuanya kak. Semoga buah buah ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerima nya. Lebih baik seperti ini kak, dibandingkan mereka (Satpol PP) bawa,” terangnya kepada awak media.

Baca Juga :  DJP Sumatera Utara I Blokir Rekening Penunggak Pajak

 

Tak hanya Semangka buah buah lain yang ia jual pun turut dibagikan seperti salak, Manggis, Sunkist hingga buahan segar lainnya. Jumida mengaku lebih baik merugi hampir 35 jutaan daripada merugi hanya karena Satpol PP yang menerapkan aturan yang tidak pas.

 

“Sekarang dimana letak salah saya? Saya tidak pernah memakan badan jalan. Atas izin pihak bank, karena saya salah satu nasabah mereka, makanya saya diberikan akses untuk menggunakan area sekitar kantornya untuk berjualan. Tapi Satpol PP tetap ngotot untuk membawa dagangan saya. Ini ada apa? Dari 2016 saya berjualan buah, baru kali ini diperlakukan seperti ini. Bupati sebelumnya tak pernah menyakiti kami para pedagang, seperti kepemimpinan Bupati saat ini,” terangnya.

 

Bahkan kepada Bupati Bistamam ia meminta jangan lagi ada pedagang yang menjadi korban seperti dirinya.

Baca Juga :  Hangat dan Haru, PIPAS Lapas Pekanbaru Lepas Tiga Pengurus dalam Pertemuan Rutin Penuh Kebersamaan

 

“Kami hanya mencari makan dirumah kami sendiri. Tapi kami di gusur seperti ini. Kami sudah sepakat untuk pindah, tapi kemana? Tak ada tempat yang layak. Disinipun kami tak mengganggu ketertiban sekitar. Kami ikuti aturan, sampah pun kami sudah bayar setiap bulan dan tak pernah berserak. Anak saya lima sekolah, dari dagangan ini lah kami mencukupi semuanya,” paparnya.

 

Kata Jumida, tak pernah ada pemberitahuan sebelumya. Tiba tiba pagi ini Satpol PP sudah datang ketempat ia berjualan. Tepatnya di teras samping Bank Syariah Indonesia. Lokasi tersebut tidak bersentuhan langsung dengan badan jalan, karena dipisah oleh selokan.

 

Bahkan saat proses tersebut berlangsung, pihak bank keluar untuk memberikan penjelasan kepada satpol PP. Sayangnya, dari video yang beredar, pihak satpol PP seolah tak mau mendengar penjelasan pihak bank yang menjelaskan jika lokasi yang digunakan oleh Jumida merupakan wilayah mereka dan sudah memberikan izin.(ss>)

Berita Terkait

KPPU DAN OJK PERKUAT SINERGI MENJAGA PERSAINGAN USAHA YANG SEHAT DI SEKTOR JASA KEUANGAN
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
Upaya Pencegahan Hantavirus, Puskesmas Rumbai Bukit Gelar Sosialisasi Bersama Jajaran Perawatan Klinik Lapas Narkotika Rumbai
PERKUAT PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN, LAPAS BANGKINANG GANDENG DINAS PERIKANAN KABUPATEN KAMPAR DAN KOPERASI MERAH PUTIH LANGGINI
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli, Eddy Juanedi, memberikan pembekalan dan penguatan kepada Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Tebar 2.000 Benih Lele, Wujudkan Pembinaan Kemandirian dan Dukung Program Ketahanan Pangan
Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Bengkalis Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:49 WIB

Daripada Diamankan Satpol PP, Jumida Pilih Bagikan 3 Ton Semangka ke Warga

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:50 WIB

KPPU DAN OJK PERKUAT SINERGI MENJAGA PERSAINGAN USAHA YANG SEHAT DI SEKTOR JASA KEUANGAN

Senin, 6 Juli 2026 - 20:53 WIB

Upaya Pencegahan Hantavirus, Puskesmas Rumbai Bukit Gelar Sosialisasi Bersama Jajaran Perawatan Klinik Lapas Narkotika Rumbai

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

PERKUAT PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN, LAPAS BANGKINANG GANDENG DINAS PERIKANAN KABUPATEN KAMPAR DAN KOPERASI MERAH PUTIH LANGGINI

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WIB

Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian

Berita Terbaru