Anak Pedagang Kerajinan Bali Jadi Kasat Lantas Polrestabes Medan.

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 MEDAN | RISATU – Bertekad mengangkat derajat keluarga, I Made Parwita menempuh pendidikan Akpol di tahun 2005. Ia pun dinyatakan lulus di tahun 2009 dengan menjadi perwira pertama berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Dalam menempuh cita-cita itu, anak kedua dari tiga bersaudara itu mengaku tidak mudah. Dalam perjalanannya, ia harus kehilangan ayah, almarhum I Made Wirta. Semenjak itu, perjuangannya di akademi ditopang oleh ibunya, almarhum Ni Ketut Suarti.

“Itu sangat sulit, ditinggal meninggal oleh ayah sebelum daftar Akpol. Persiapan selama mendaftar dibantu almarhum ibu, yang saat itu berstatus single parents,” ucap Parwita, Kamis (4/9/2025).

Meski dalam kondisi sulit, demi mengabdi kepada negara dan ingin mengangkat derajat keluarga, Parwita tetap mengasah kemampuannya di akademi kepolisian. Ia pun dipercaya menjabat sebagai Komandan Pasukan Korps Bali sejak di tingkat satu hingga tingkat tiga.

Baca Juga :  Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu

“Itu semua berkat doa dan perjuangan ibu saya, termasuk saudara kandung saya juga ada di situ. Apalagi ibu saya, seorang pedagang dan single parents berupaya mendukung hingga selesai pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Polresta Deli Serdang Gelar Donor Darah Peringati HUT Humas Polri Ke 73

Diceritakannya, almarhum ibu kandungnya saat itu bekerja sebagai pedagang kerajinan Bali. Dari hasil jerih payah itu, pundi-pundi dikumpulkannya untuk membantu Parwita menyelesaikan pendidikannya. Hal itu juga yang membuat Parwita bertekad kuat agar mengangkat derajat keluarga.

Baca Juga :  Ditsamapta Polda Sumut Meriahkan Car Free Day dengan Gerakan Pangan Murah

“Selain mengabdi, saya ingin tinggikan derajat keluarga, khususnya ibu saya,” ujarnya.
Usai menyelesaikan pendidikan, Parwita ditugaskan di Polda Jawa Timur. Setelah menyelesaikan sekolah PTIK, ia dimutasi ke Polda Gorontalo.

Parwita telah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan sudah lulus sekolah Sespimmen. Kini, ia dipercaya sebagai Kasat Lantas Polrestabes Medan sejak enam bulan terakhir.

Beberapa keberhasilan yang telah diraihnya adalah penangkapan sindikat pembuat SIM palsu beberapa waktu lalu.

“Tetunya situasi kepadatan di inti kota sudah bisa kita tanggulangi dengan rekayasa lalu lintas. Lalu kita juga ungkap pembuat SIM palsu,” ujarnya.(**/Rosmira)

Berita Terkait

Rakyat Desak Kejatisu Agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lebih Transparan Dalam Penggunaan APBD Senilai Rp507,4 Miliar
Kapolres Binjai Komitmen Berantas Narkoba
Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023
Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang
Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu
Kasatlantas Perihal Kecelakaan Mobil PLN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Rakyat Desak Kejatisu Agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lebih Transparan Dalam Penggunaan APBD Senilai Rp507,4 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Kapolres Binjai Komitmen Berantas Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang

Berita Terbaru