Kasus Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina: Polda Sumut Amankan 17 Orang dan 14 Ekskavator

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | RISATU.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus mendalami kasus pertambangan emas tanpa izin (illegal mining) di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hingga Selasa (3/3/2026), total warga yang diamankan bertambah menjadi 17 orang.

Status Hukum dan Pemeriksaan Klaster

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan, mengonfirmasi bahwa penambahan jumlah ini merupakan hasil pengembangan dari tujuh orang yang diamankan sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ke-17 orang tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi.

“Ada 17 orang yang kita amankan dari tempat kejadian perkara (TKP). Statusnya masih saksi dan akan kita bagi dalam klaster-klaster peran, apakah sebagai operator, tenaga kerja, tukang masak, atau kernet. Pemeriksaan mendalam masih terus berjalan,” ujar Sonny di lokasi penindakan, Selasa (3/3).

Pihak penyidik saat ini tengah fokus memetakan peran masing-masing pihak guna menentukan siapa yang dapat ditetapkan sebagai tersangka, termasuk memburu aktor intelektual atau pemilik modal di balik tambang skala besar tersebut.

Baca Juga :  Pengecekan Jalur Lintas Timur KM 83, Ditlantas Polda Riau Pastikan Keamanan Pengguna Jalan

Penyitaan Alat Berat

Selain mengamankan belasan orang, tim gabungan yang melibatkan lebih dari 200 personel Satuan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut juga menyita aset alat berat yang digunakan di aliran Sungai Batang Gadis.

Detail Barang Bukti:

  • 12 Unit Ekskavator: Ditemukan langsung di lokasi penambangan.

  • 2 Unit Ekskavator: Diamankan saat dalam perjalanan menuju lokasi tambang.

  • Total: 14 unit alat berat.

Baca Juga :  Police Go To School di Pondok Pesantren, Edukasi Santri, Hukum dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Kendala Evakuasi Medis dan Geografis

Proses evakuasi 14 unit ekskavator tersebut diperkirakan memakan waktu satu hingga dua hari. Alat-alat berat tersebut harus dikemudikan keluar dari wilayah hutan dan aliran sungai menuju area pemukiman, sebelum akhirnya diangkut menggunakan truk trado.

“Barang bukti akan kita simpan di Mako Batalyon C Brimob Sipirok. Karena medan yang cukup sulit, alat-alat ini harus diturunkan perlahan dari wilayah Sungai Batang Gadis sebelum diangkut,” tambah Sonny.

Operasi ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sumut dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal yang merusak ekosistem lingkungan di sepanjang aliran sungai di Sumatera Utara.

(Red/Rosmira)

Berita Terkait

Dinilai Lamban, Satlantas Polrestabes Medan Ambil Alih Penanganan Kasus Kecelakaan Mercedes di Percut Sei Tuan
Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Program Polidik
Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris
Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif
Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
KPPU DORONG KOPERASI DESA MERAH PUTIH PERKUAT EKONOMI DESA TANPA MENUTUP RUANG UMKM LOKAL
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:58 WIB

Dinilai Lamban, Satlantas Polrestabes Medan Ambil Alih Penanganan Kasus Kecelakaan Mercedes di Percut Sei Tuan

Selasa, 3 November 2026 - 18:59 WIB

Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Program Polidik

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris

Senin, 2 November 2026 - 09:26 WIB

Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Senin, 2 November 2026 - 08:29 WIB

Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru