Intensitas hujan tinggi memicu banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, hingga Kolang. Banjir merendam ratusan rumah, sementara longsor menyebabkan kerusakan bangunan dan korban tertimbun.
Menurut informasi, Terjadi di delapan kecamatan yakni :
1. Kecamatan Badiri
-
Banjir: Dusun 1, 3, 4 Aek Horsik; Dusun 3 Muara Pinang Desa Sijago-jago; Dusun 1–2 Desa Gunung Kelambu; Kel. Hutabalang (Lingk. 3,5,6,9,4).
-
Longsor: Dusun 2 P. Honas.
2. Kecamatan Pinangsori
-
Banjir: Desa Parjalihotan Baru.
3. Kecamatan Lumut
-
Banjir: Lingk. 2 Lumut; Dusun 1–3 Desa Lumut Maju; Desa Lumut Nauli; Lingk. 9–10 Kel. Lumut.
-
Longsor: Lingk. 6 Kel. Lumut (rumah hancur), Lingk. 5 Simarlelan.
4. Kecamatan Sarudik
-
Banjir:
-
Kel. Pasir Bidang (Lingk. 1–7)
-
Kel. Pondok Batu (Lingk. 1–3)
-
Kel. Sibuluan Nalambok (Lingk. 1–6)
-
Kel. Sarudik (Lingk. 1,2,3,5,8)
-
Lingk. 2 Eka Satria
-
-
Longsor: Desa Sipan; Lingk. 5 perumahan Gereja HKBP Kel. Sarudik.
5. Kecamatan Tukka
-
Banjir: Jalan Humala Tambunan; Lingk. 4 Kel. Hutanabolon (banjir bandang); Lorong 1 Kampung Martua; Perumahan belakang Jafar Plaza.
-
Longsor: Jl. Prof. Mr. Dr. Hajairin.
6. Kecamatan Pandan
-
Banjir: Kel. Sibuluan Indah; Jl. A.R. Surbakti Sibuluan Raya (Tugu Ikan); Perumahan Pandan Asri; Perdagangan Kel. Lubuk Tukko; Perumahan BTN (Sekolah Aksara).
-
Longsor:
-
Kel. Hajoran (2 orang tertimbun)
-
Gunung BKKBN (1 orang tertimbun)
-
7. Kecamatan Tapian Nauli
-
Banjir: Kel. Tapian Nauli 2; Pasar Onan; Barung-Barung
-
Longsor: Jl. Poriaha Julu; Jl. Lintas Rampah.
8. Kecamatan Kolang
-
Banjir: Kel. Kolang.
Bencana dilaporkan terjadi pada Selasa, 25 November sesuai laporan terakhir tim SRC dan relawan di lapangan, dan situasi masih terus diperbarui.
di kabarkan.
Ratusan kepala keluarga di berbagai desa dan kelurahan terdampak banjir, sementara sedikitnya tiga warga di Kecamatan Pandan dilaporkan tertimbun longsor dan masih membutuhkan evakuasi.
Informasi yang di himpun, terjadi banjir dan longsor.
Curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus menyebabkan debit air sungai meningkat dan lereng tanah menjadi labil sehingga mudah longsor.
Penanganan
Tim SAR gabungan, relawan, pemerintah kecamatan, serta warga sedang melakukan:
-
Evakuasi korban terdampak banjir
-
Pencarian korban tertimbun longsor di Kel. Hajoran dan Gunung BKKBN
-
Pembersihan material longsor yang menutup jalan
-
Pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum
Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan pergerakan tanah mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pembaruan informasi akan terus disampaikan sesuai laporan terbaru di lapangan. ***
Rilis : Eris baene









