Viral Video Perusakan Pos Satgas PKH di TNTN Pelalawan, Dua Posko Berhasil Direbut Kembali

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Risatu.com | PELALAWAN – Video perusakan posko milik Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, oleh sekelompok massa viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Peristiwa itu terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui. Massa yang menolak relokasi dari kawasan TNTN merusak Pos 3 Kenayang, Poskotis 14, serta membongkar plang gapura pintu masuk kawasan taman nasional tersebut. Mereka bahkan memaksa personel TNI yang tergabung dalam Satgas PKH meninggalkan lokasi. Aksi ini menuai perhatian hingga tingkat nasional.

Kepala Balai TNTN, Heru Sukmantoro, menyampaikan bahwa kedua posko yang sempat dikuasai massa kini telah berhasil diamankan kembali.

“Alhamdulillah, tadi malam Pos 3 Kenayang dan Pos 14 Kotis sudah berhasil dikuasai dan ditempati kembali oleh petugas,” ujar Heru, Rabu (26/11/2025).

Kronologi Aksi Massa:

Heru menjelaskan, aksi perusakan ini terjadi setelah massa menggelar demonstrasi di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Usai aksi tersebut, massa bergerak ke kawasan TNTN, merusak pos, mengusir petugas, hingga membongkar plang kawasan.

Baca Juga :  KPK Panggil Anggota DPRD Riau Suyadi sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi yang Menjerat Abdul Wahid

 

Balai TNTN kemudian segera berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta pemerintah pusat. Komunikasi juga dilakukan dengan Tim Terpadu Pengamanan dan Pendataan Enclave (TP2E) yang dibentuk Gubernur Riau bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Polda Riau, dan instansi lain.

 

Perketat Pengamanan:

Atas insiden tersebut, diputuskan untuk menambah personel gabungan dari TNI dan Polisi Kehutanan. Penguatan pengamanan dilakukan sejak Selasa (25/11/2025) dengan fokus mengamankan kembali posko yang dirusak.

 

“Tujuan utamanya adalah memastikan posko komando taktis kembali aman dan mencegah perusakan berulang,” kata Heru.

 

Heru menegaskan, operasi penertiban kebun sawit ilegal dan pemulihan ekosistem tetap berjalan sesuai rencana. Ia juga menyayangkan tindakan massa yang merusak fasilitas negara.

 

“Sejak awal kami selalu mengimbau warga yang menolak relokasi agar menempuh jalur hukum yang sesuai, bukan melakukan perusakan maupun pengusiran,” tegasnya.

 

Balai TNTN memastikan komitmen menjaga Tesso Nilo sebagai kawasan taman nasional, melindungi satwa seperti gajah dan harimau, serta mencegah potensi bencana ekologis.

Baca Juga :  Lapas Binjai Raih Predikat "Baik" dalam Penilaian Pelayanan Publik Ombudsman RI 2025

Kodam XIX/TT Perkuat Pengamanan TNTN:

Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa penempatan personel TNI di TNTN merupakan keputusan negara yang bersifat berkelanjutan untuk melindungi masyarakat dan kawasan hutan.

Kapendam XIX/TT, Letkol MF Rangkuti, menjelaskan bahwa kehadiran TNI bukan untuk menciptakan ketegangan, melainkan menjaga stabilitas dan keamanan.

“Masalah TNTN ini terus kita lanjutkan karena ini keputusan negara, bukan keputusan Kodam,” tegas Rangkuti, Selasa (25/11/2025).

Ia membenarkan bahwa usai aksi demonstrasi, sekelompok massa kembali ke lokasi dan mengusir petugas Satgas PKH dari pos.

“Setelah demo, mereka kembali ke TNTN dan mengusir petugas. Kejadian ini berdampak cukup besar,” ungkapnya.

Untuk menghindari benturan, petugas Satgas PKH sempat menarik diri ke lokasi yang lebih aman. Namun, pengamanan kawasan vital TNTN telah dipulihkan dan kini diperkuat kembali oleh TNI bersama aparat terkait. (Red)

Berita Terkait

Tawuran Antar Warga dan Ormas Pecah di Sicanang Belawan, Polisi Amankan Pelaku Bersenjata Tajam
Kejari Bengkalis Dipertanyakan soal Kasus Tambak Udang Illegal
Dugaan Penyelewengan BBM Industri di Koridor Pangkalan Kerinci Disorot LSM
Dirressiber Polda Sumut Beri Kuliah Umum di UMSU, Bahas Ancaman Nyata Kejahatan Siber di Era Digital
Jonar Girsang dan Keluarga Serahkan Tali Asih Bersama Berupa Piso – Piso Pengganti Tanah Jalan Melati Raya 168 Perumnas Helvetia Medan 
Mafia Kayu Terus Menjarah, LSM PENJARA INDONESIA Soroti Bisnis Kayu Alam Inisial SZ
Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Perpajakan dan Optimalisasi Penerimaan Negara Bersama Kejati Sumut
Spanduk Prabowo Berkibar Usai Sidang Kesimpulan Praperadilan Kasus Wartawan Korban Pencurian Nangkap Maling Masuk Penjara dan DPO,
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:52 WIB

Tawuran Antar Warga dan Ormas Pecah di Sicanang Belawan, Polisi Amankan Pelaku Bersenjata Tajam

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:57 WIB

Kejari Bengkalis Dipertanyakan soal Kasus Tambak Udang Illegal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:38 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Industri di Koridor Pangkalan Kerinci Disorot LSM

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Dirressiber Polda Sumut Beri Kuliah Umum di UMSU, Bahas Ancaman Nyata Kejahatan Siber di Era Digital

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:24 WIB

Jonar Girsang dan Keluarga Serahkan Tali Asih Bersama Berupa Piso – Piso Pengganti Tanah Jalan Melati Raya 168 Perumnas Helvetia Medan 

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Binjai Memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Senin, 1 Jun 2026 - 20:08 WIB