Aksi Arogan Penjaga Gudang di Pangkalan Kerinci: Usir dan Maki Jurnalis yang Soroti Penimbunan BBM Ilegal

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gudang diduga salah satu kamuflase dari Gudang penimbunan BBM di Pangkalan Kerinci.

Foto: Gudang diduga salah satu kamuflase dari Gudang penimbunan BBM di Pangkalan Kerinci.

PELALAWAN (RISATU.COM) – Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Pelalawan kian meresahkan dan menunjukkan gelagat arogansi sindikat yang kebal hukum. Di tengah sorotan tajam publik terhadap maraknya gudang penampungan ilegal, investigasi lapangan justru diwarnai aksi teror premanisme, kontradiksi pengakuan pengelola, hingga munculnya isu upaya pengkondisian media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, jaringan pengelola bisnis gelap yang dikendalikan oleh oknum berinisial Kasno dan inisial Imam diduga berupaya mengamankan operasional mereka dengan menyetor uang tutup mulut sebesar Rp 200.000 per bulan kepada sedikitnya 40 oknum wartawan di Pelalawan. Skema “satu pintu” ini diduga sengaja dirancang agar praktik penimbunan solar subsidi yang merugikan negara tersebut melenggang tanpa gangguan kontrol sosial.

Saat dikonfirmasi terkait aliran dana tersebut, oknum berinisial Kasno memilih bungkam. Telepon seluler miliknya yang aktif enggan diangkat, serta pesan konfirmasi via WhatsApp tidak direspons sama sekali, mencerminkan sikap tertutup dari pelaku usaha yang diduga menabrak aturan hukum.

Baca Juga :  Kapolres Samosir Gelar Bakti Sosial untuk Korban Kebakaran 8 Unit Rumah di Desa Simarmata
Foto: Oknum inisial Kasno diduga yang mengkondisikan sejumlah Wartawan.

Kucing-Kucingan Hukum: Gudang Pindah Lokasi dan Bantahan Palsu

Jejak bisnis ilegal ini terendus terus bergeser demi mengelabui aparat dan media. Usai diguncang pemberitaan gudang penampungan di Jalan Koridor RAPP KM 3, aktivitas haram tersebut terpantau berpindah ke Jalan Sultan Syarif Kasim, tepat di depan SDN 09 Pangkalan Kerinci.

Dalam konfirmasi sebelumnya, Kasno kerap memberikan keterangan yang kontradiktif. Kasno berdalih bahwa gudang-gudang miliknya di KM 55 maupun di SP 5 sudah lama tutup. Namun, alibi tersebut runtuh di hadapan fakta investigasi lapangan. Awak media mendapati bukti telak berupa satu unit mobil pick-up yang sarat muatan diduga ribuan liter BBM subsidi jenis solar tengah melakukan aktivitas bongkar muat secara terang-terangan di gudang KM 55.

Preman Bayaran Intimidasi Jurnalis, Pengelola Akui Setoran ke APH

Upaya penegakan kebenaran lewat karya jurnalistik justru berbuah teror fisik. Sejumlah preman penjaga gudang bertindak arogan dan mencoba menyerang wartawan saat mendatangi lokasi gudang baru berpagar seng di Jalan Sultan Syarif Kasim pada Senin (27/7/26).

Baca Juga :  Kapolsek Medan Helvetia Kunjungi Rutan Kelas I Medan, Apresiasi Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Saat jurnalis mendokumentasikan deretan tangki portabel (baby tank) di teras bangunan, penjaga gudang berdalih konyol bahwa tempat itu adalah “penampungan aspal milik Pemda”. Tak lama berselang, beberapa orang keluar melontarkan makian kasar dan berupaya mengejar wartawan. Berkat kesigapan di lapangan, jurnalis berhasil lolos dari amukan preman tersebut.

Fakta ini semakin dikuatkan oleh rekam jejak pengakuan Kasno sebelumnya. Tanpa rasa risih, Kasno tidak menepis adanya praktik kutipan dana liar dari para pelangsir yang dialokasikan untuk “setoran” kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak tertentu.

Blunder pengakuan dan rentetan teror ini memperkuat indikasi adanya pembiaran sistematis di balik mulusnya distribusi BBM bersubsidi yang merampas hak masyarakat kecil. Aparat penegak hukum berwenang dituntut turun tangan langsung untuk membersihkan sindikat ini secara tuntas tanpa pandang bulu. (*/Tim)

Berita Terkait

Sambut HUT Ke-81 RI, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Badau Kibarkan Merah Putih Sepanjang 4 KM di Jalan Raya Perbatasan
Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru
Rutan Kelas 1 Labuhan Deli Terima Kunjungan Kerja Staf Khusus Kemenimipas
*Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba*
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo Ungkap Identitas Buruh Harian Lepas Korban Kecelakaan Maut di Amplas
Gelar Forum Silaturahmi Perpajakan dan Konsultasi Publik Tahun 2026, Kanwil DJP Sumut I Perkuat Sinergi dengan Pemangku Kepentingan
*Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Belawan I*
Pelantikan Forwaka Belawan, Ketika Amanah Diteguhkan dan Harapan Baru Pers Berintegritas Dilahirkan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Aksi Arogan Penjaga Gudang di Pangkalan Kerinci: Usir dan Maki Jurnalis yang Soroti Penimbunan BBM Ilegal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Badau Kibarkan Merah Putih Sepanjang 4 KM di Jalan Raya Perbatasan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Rutan Kelas 1 Labuhan Deli Terima Kunjungan Kerja Staf Khusus Kemenimipas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:46 WIB

*Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba*

Berita Terbaru