MEDAN | RISATU.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyiagakan 11.276 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Pengamanan ini dibalut dalam sandi Operasi Ketupat Toba 2026 di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Kepala Biro Operasi Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum., merinci bahwa belasan ribu personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, instansi pemerintah, serta elemen masyarakat.
“Total personel yang terlibat sebanyak 11.276 orang. Ini terdiri dari 8.002 personel Polri dan 3.274 personel dari TNI serta instansi terkait lainnya,” ujar Kombes Jaladri di Medan, Kamis (12/3/2026).
Sebaran Personel dan Titik Pengamanan
Dari total kekuatan Polri yang dikerahkan, sebanyak 600 personel merupakan jajaran Satuan Tugas (Satgas) tingkat Polda, sementara 7.402 personel lainnya berasal dari jajaran Polres di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Untuk menunjang kelancaran arus mudik, Polda Sumut juga mendirikan 164 pos yang tersebar di titik-titik strategis jalur lintas. Rinciannya adalah sebagai berikut:
-
90 Pos Pengamanan (Pos Pam): Difungsikan untuk pengawasan dan perlindungan pemudik.
-
63 Pos Pelayanan (Pos Yan): Tempat bagi masyarakat untuk melapor atau mendapatkan bantuan darurat saat perjalanan.
-
11 Pos Terpadu: Menjadi pusat koordinasi lintas instansi guna memastikan integrasi pengamanan di lapangan.
Fokus Pelayanan Masyarakat
Kombes Jaladri menekankan bahwa keberadaan Pos Pelayanan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga aspek kemanusiaan dengan menyediakan tempat istirahat dan bantuan medis bagi pemudik yang membutuhkan.
Melalui kesiapan personel dan infrastruktur pengamanan ini, Polda Sumut menargetkan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 di Sumatera Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
(Red/Rosmira)









