Laporan Fiskal Pekanbaru 2025: PAD Tumbuh 46%, Rasio Hutang Pihak Ketiga Tuntas

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU (RISATU.COM) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatatkan performa keuangan positif pada tahun anggaran 2025. Dalam laporan Refleksi Akhir Tahun yang disampaikan pada Rabu (31/12), Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengonfirmasi pelunasan kewajiban tunda bayar kepada pihak ketiga senilai Rp400 miliar.

Penyelesaian hutang ini didorong oleh pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Berdasarkan data keuangan daerah, PAD Pekanbaru melonjak dari Rp800 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp1,170 triliun pada akhir 2025, atau tumbuh sekitar 46 persen secara tahunan (year-on-year).

Optimalisasi Belanja Modal dan Infrastruktur

Kesehatan neraca keuangan daerah memungkinkan Pemko melakukan akselerasi pada belanja modal, khususnya infrastruktur jalan.

  • Realisasi Overlay Jalan: Mencapai 42 km, melebihi proyeksi awal yang hanya sebesar 20 km (210% dari target).

  • Infrastruktur Dasar: Pengerjaan drainase dan semenisasi tercatat sepanjang 32 km untuk mitigasi banjir dan akses lingkungan.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau

Inovasi Layanan dan Efisiensi Publik

Di sektor transportasi dan jasa, Pemko mengambil langkah intervensi pasar dengan menurunkan tarif parkir serta menghapuskan retribusi parkir pada ritel modern. Langkah ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi bagi warga di tengah peningkatan kepatuhan pajak daerah.

Sektor pengelolaan lingkungan juga mulai bertransformasi menjadi aset ekonomi. Melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta, TPA Muara Fajar kini mengadopsi teknologi pengolahan sampah menjadi sumber energi listrik dan gas metan.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Labuhan Deli memperingati Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah 

Pembangunan Sumber Daya Manusia

Secara pararel, penguatan SDM dilakukan melalui program Zero Anak Putus Sekolah.

“Lebih dari 1.000 anak kembali mendapatkan akses pendidikan formal dengan dukungan seragam gratis. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan penurunan angka putus sekolah,” ujar Agung Nugroho.

Peningkatan PAD juga berdampak pada pemenuhan hak finansial birokrasi, di mana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berhasil dibayarkan penuh selama 14 bulan sesuai regulasi yang berlaku.

Berita Terkait

Satlantas Polrestabes Medan Tetapkan Sopir Truk Maut di Sibolangit Sebagai Tersangka
Kalapas Pekanbaru Hadiri Peringatan HANI 2026, Dorong Sinergi Pemberantasan Narkoba
KALAPAS BANGKINANG HADIRI RAPAT DENGAR PENDAPAT KOMISI XIII DPR RI BERSAMA KANWIL DITJENPAS RIAU
Sambangi Pos Kamling, Bhabinkamtibmas Polsek Secanggang Ajak Dukung Keamanan Lingkungan
Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Tegaskan Komitmen Jaga Integritas, Tolak Tudingan Negatif
Komisi II DPRD Kampar Gelar RDP Bahas Isu Pendidikan Bersama Disdikpora dan Tokoh Masyarakat Siak Hulu
Penuh Keakraban, Kapolres Langkat Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:13 WIB

Satlantas Polrestabes Medan Tetapkan Sopir Truk Maut di Sibolangit Sebagai Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:48 WIB

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:08 WIB

Kalapas Pekanbaru Hadiri Peringatan HANI 2026, Dorong Sinergi Pemberantasan Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:02 WIB

KALAPAS BANGKINANG HADIRI RAPAT DENGAR PENDAPAT KOMISI XIII DPR RI BERSAMA KANWIL DITJENPAS RIAU

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

Sambangi Pos Kamling, Bhabinkamtibmas Polsek Secanggang Ajak Dukung Keamanan Lingkungan

Berita Terbaru

Adhyaksa

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:48 WIB