Wako Agung Nugroho Bentuk Tim Pencari Fakta Ungkap Dugaan Perundungan di SDN 108 Pekanbaru

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ri Satu.com | Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengungkap dugaan kasus perundungan yang menimpa seorang murid Kelas VI SDN 108 Pekanbaru berinisial MAR, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru segera melakukan langkah investigatif. TPF tersebut dipimpin oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi.

“Ini penting untuk mencari faktanya, karena saya tidak ingin terjadi lagi kasus perundungan di sekolah,” tegas Agung, Rabu, 26 November. Ia meminta tim bekerja maksimal untuk membantu mengungkap penyebab meninggalnya MAR.

Agung menambahkan bahwa Pemkot Pekanbaru mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan, mengingat orangtua korban telah melaporkan kasus ini ke Mapolresta Pekanbaru. Menurutnya, hasil penyelidikan sangat penting sebagai dasar evaluasi menyeluruh terhadap lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Bangunan SDN 078466 Tuegafoa Rusak Parah, Keselamatan Siswa Terancam.

“Apabila memang ini karena pembullyan, maka harus menjadi evaluasi ke depan,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga diminta melakukan pendampingan bagi keluarga korban sekaligus berkoordinasi aktif dengan pihak kepolisian.

Sebelumnya, Wali Kota Agung telah menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga MAR dan mendatangi rumah duka di Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya. Ia didampingi Plt Kepala Disdik, Masykur Tarmizi, serta Sekretaris Disdik, Syafrian Tommy.

Wawako: Guru Harus Tingkatkan Pengawasan
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, turut menanggapi kasus ini. Ia meminta guru meningkatkan pengawasan terhadap siswa di lingkungan sekolah untuk mencegah terjadinya perundungan.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Pekanbaru Perkuat Komitmen Zero Halinar Lewat Apel Ikrar Pemasyarakatan Se-Riau

“Guru harus lebih aware terhadap muridnya di sekolah,” kata Markarius.

Menurutnya, guru dapat melakukan pendekatan khusus kepada siswa yang menunjukkan perilaku agresif atau nakal agar tidak melakukan tindakan yang merugikan teman-temannya.

“Selain mendapat pendampingan, juga diajak bicara, sehingga dia tidak lagi melakukan perundungan,” jelasnya.

Markarius menegaskan bahwa tindakan perundungan dapat berdampak serius bagi siswa lain. Karena itu, ia menekankan perlunya peningkatan pengawasan terutama saat jam istirahat atau aktivitas di luar kelas.

Ia juga mengungkapkan bahwa Wali Kota Agung telah bertemu langsung dengan ibu korban dan proses mediasi dengan sejumlah pihak telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan.

“Kita harapkan kejadian serupa jangan sampai terjadi lagi,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang amantertib, dan bersih dari peredaran barang-barang terlarang (Zero Halinar
Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H,
Lahan Terbatas Tak Halangi Lapas Pekanbaru Produksi 800 Telur per Hari
Harapan dari Balik Jeruji: Pastor Nigel Burrows Layani Ibadah Warga Binaan Lapas Pekanbaru
MBG Sahabat Mulia Berhasil Merekrut Pekerja Warga Desa Wonosari Sebanyak 65 Persen Dari 35 karyawan Pekerja Data Per Kecamata
Dekat dan Terbuka, “Wak Tardi” Jadi Solusi Transparansi Hak Warga Binaan di Lapas Pekanbaru
Keluarga Besar Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Ucapkan Selamat kepada Rudy Fernando Sianturi sebagai Kakanwil Ditjenpas Riau
Bendera Merah Putih Setengah Tiang di Kantor Desa Lambou Darul Ihsan Jadi Sorotan Warga Mandailing Natal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H,

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:28 WIB

Lahan Terbatas Tak Halangi Lapas Pekanbaru Produksi 800 Telur per Hari

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:24 WIB

Harapan dari Balik Jeruji: Pastor Nigel Burrows Layani Ibadah Warga Binaan Lapas Pekanbaru

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:11 WIB

MBG Sahabat Mulia Berhasil Merekrut Pekerja Warga Desa Wonosari Sebanyak 65 Persen Dari 35 karyawan Pekerja Data Per Kecamata

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Dekat dan Terbuka, “Wak Tardi” Jadi Solusi Transparansi Hak Warga Binaan di Lapas Pekanbaru

Berita Terbaru