Ops Ketupat Toba 2026: Den Gegana Perketat Pengamanan di Stasiun KAI Medan

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | RISATU.COM – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan di kawasan transportasi publik strategis. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Ketupat Toba 2026, yang digelar untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 bertempat di Stasiun Kereta Api Medan. Kehadiran personel Brimob di lokasi ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memastikan aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Belawan Berikan Servis Motor Gratis untuk Warga Terdampak Banjir

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, sebanyak lima personel Satgas Ops Ketupat Toba dari Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut diterjunkan ke lapangan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ipda Zeplin Sianturi, selaku Panit III Subden 1 Wanteror Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut. Kehadiran personel Gegana yang memiliki kemampuan khusus di bidang penanggulangan ancaman berisiko tinggi menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan terpadu di lokasi vital transportasi.

Selama kegiatan berlangsung, personel Den Gegana menggunakan kendaraan operasional berupa satu unit Hiace KBR serta dilengkapi berbagai perlengkapan taktis dan peralatan deteksi modern. Peralatan tersebut meliputi senjata laras panjang dan senjata pendek standar operasional, perangkat komunikasi taktis, perlengkapan pelindung personel, serta perangkat deteksi seperti metal detector, mirror set, X-ray, dan Redye. Seluruh perlengkapan ini digunakan untuk mendukung upaya deteksi dini terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Baca Juga :  Patroli Gabungan KRYD Polres Pelabuhan Belawan Sasar Premanisme hingga Tawuran

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, personel Satgas Ops Ketupat Toba Den Gegana juga melaksanakan kunjungan dan koordinasi dengan pihak pengelola PT Kereta Api Indonesia di lingkungan Stasiun KAI Medan. Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan sistem komunikasi cepat apabila terjadi situasi darurat atau potensi ancaman yang memerlukan penanganan segera.
(Red/Rosmira)

Berita Terkait

Kapolres Langkat Salurkan Bantuan Material untuk Pembangunan Gereja       
*Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
Kapolres Langkat Jadi Pembina Upacara di Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman, Berikan Motivasi dan Edukasi Kamtibmas kepada Pelajar
Rutan Kelas I Labuhan Deli Laksanakan Kegiatan Kebersihan Fasilitas Umum Dan Halaman Kantor
Denda Pajak Dihapus! Pemutihan PKB Riau Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak Bertahun-tahun
Laporan Ujaran Kebencian di Meranti Berakhir Damai, Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi Jika Terulang
Kapolres Langkat Ajak Warga Perkuat Iman dan Perangi Narkoba Lewat Safari Jumat Curhat
*Kapolres Binjai ajak PJU Safari Salat Jumat Bersama Masyarakat di Masjid Agung Kota Binjai*
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Kapolres Langkat Salurkan Bantuan Material untuk Pembangunan Gereja       

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:47 WIB

*Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Laksanakan Kegiatan Kebersihan Fasilitas Umum Dan Halaman Kantor

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Denda Pajak Dihapus! Pemutihan PKB Riau Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak Bertahun-tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Laporan Ujaran Kebencian di Meranti Berakhir Damai, Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi Jika Terulang

Berita Terbaru