Pekanbaru, Riausidik.com – Masih hanyat diingatan kita, larangan keras Kapolda Riau Irjen. Pol. Herry Heryawan, pasca korban jiwa dua anak kakak beradik akibat dampak galian C di Tenayan Raya beberapa waktu lalu. Namun, para pelaku Galian C ini seakan tak peduli larangan itu dan terus melakukan aktifitasnya meski tidak mengantongi izin alias ilegal.

Ironisnya, lokasi galian C kali ini cukup dekat dengan kantor walikota Pekanbaru terlihat bebas beroperasi. Bahkan jalur pulang/pergi ratusan ASN tiap haripun harus menghirup debu dampak galian C tersebut.
Seperti pantauan media ini dilakosi Galian C terlihat bebas beroperasi, tepatnya di Jalan 70, Simpang masuk ke kawasan kantor Walikota Pekanbaru, kelurahan tuah negeri, kecamatan tenayan raya, kota pekanbaru, hanya berjarak 200 meter dr kantor walikota Pekanbaru.
Dilokasi galian terlihat alat eskapator jenis Komatsu, sementara kawasan yang sudah diambil tanahnya mencapai sekitar 60 meter persegi.
Penelusuran media ini, Galian C tersebut tidak mengantongi izin, dikendalikan bernama Andika Manalu.
Akibat galian C tersebut warga sekitar dan para pengemudi kendaraan yang melintasi jalan terdampak, kepada media ini menyampaikan keluhan dan minta aparat bertindak.
“Sangat terganggu pak. Apalagi dekat kantor walikota Pekanbaru, setiap pagi dan sore lintasan ini cukup padat dilewati ASN kendaraan roda dua. Kita prihatin instansi terkait dan aparat tidak bertindak. Apa seperti ini wajah lingkungan kantor betuah Pekanbaru?”, tanya salah seorang ASN pemko yang sengaja berhenti dipinggir jalan dekat lokasi galian C, kepada media Rabu (24/9/2025) sore.
Terpisah, warga sekitar turut meminta kepada aparat penegak hukum bertindak tegas. “Baru ada kemarin larangan Kapolda Riau, kok masih ada aktifitas galian C ini bebas tanpa izin,? Mana larangan Kapolda itu, atau jangan-jangan hanya omon-omon saja. Bertindak dong,” kata warga sekitar yang meminta namanya tidak dipublikasi media.
Dikatakannya, mewakili masyarakat sekitar galian menyampaikan bahwa akibat galian C ini sejumah warga mengeluh karna polusi udara yang diakibatkan oleh galian C tersebut, katanya.
“Banyak pengendara sepeda motor yg merasa tidak nyaman dikarenakan jalan licin dan berlumpur disaat hari hujan karna banyaknya tanah yg berjatuhan dari truk pengangkut tanah dari galian C tersbut. Bahkan kemarin ada yang jatuh ASN karena badan jalannya licin akibat tanah liat galian C itu. Untuk menghindari korban berjatuhan, diminta aparat bertindak tegas dan segera,” pinta warga. ***
Editor: Wenny









