Lapas Narkotika Rumbai Gelar Assessment ODHA dan NAPZA bagi Warga Binaan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pekanbaru –( RI-1 )  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan assessment bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang termasuk kategori Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan penyalahguna Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan, psikologis, serta kebutuhan rehabilitasi warga binaan guna mendukung program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

 

Assessment dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas kesehatan, konselor, dan petugas pembinaan melalui wawancara, observasi, serta pengisian instrumen penilaian yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memetakan tingkat risiko, kebutuhan layanan kesehatan, dan program rehabilitasi yang sesuai bagi masing-masing warga binaan. Proses assessment merupakan tahapan penting dalam program rehabilitasi pemasyarakatan untuk menentukan intervensi dan pembinaan yang tepat bagi peserta.

Baca Juga :  Sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan, Produk UMKM Warga Binaan Kini Hadir di Kantor Imigrasi Belawan

 

Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy menyampaikan bahwa pelaksanaan assessment merupakan bentuk komitmen pemasyarakatan dalam memberikan layanan kesehatan dan pembinaan yang komprehensif kepada warga binaan, khususnya bagi mereka yang membutuhkan penanganan khusus terkait HIV/AIDS maupun penyalahgunaan narkoba.

 

“Melalui assessment ini, kami dapat mengetahui kondisi dan kebutuhan setiap warga binaan sehingga program pembinaan, rehabilitasi, serta layanan kesehatan yang diberikan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru Realisasikan Bantuan Miskin Ekstrem Senilai Rp900 Ribu Per Keluarga

 

Selain untuk mendukung program rehabilitasi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga binaan, membantu proses pemulihan, serta mempersiapkan mereka agar dapat kembali berfungsi secara produktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. Assessment juga menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut berupa layanan kesehatan, konseling, maupun rehabilitasi yang dibutuhkan.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas berharap dapat terus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pemulihan, serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat. (Ar)

Berita Terkait

*Pelaku Pembobol Ruko dan Curanmor Ditangkap Polsek Binjai Timur*
Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau
LSM Penjara Indonesia Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Renovasi Lima Madrasah Rp15,2 Miliar ke Polda Riau
Rangkul Ulama, Kapolres Langkat Perkuat Sinergi dengan MUI Demi Wujudkan Kamtibmas yang Sejuk dan Kondusif
MENGUATKAN DERMAGA PENGABDIAN, KODAERAL I PETAKAN INFRASTRUKTUR OPERASIONAL
*Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*
‎MENJAGA LAUT DARI KETINGGIAN, KODAERAL I HADIRKAN LATIHAN UAV BERTEKNOLOGI MODERN
Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolsek Padang Tualang Patroli Jembatan Darurat Bukit Lawang Tangkahan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:03 WIB

*Pelaku Pembobol Ruko dan Curanmor Ditangkap Polsek Binjai Timur*

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:07 WIB

LSM Penjara Indonesia Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Renovasi Lima Madrasah Rp15,2 Miliar ke Polda Riau

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:13 WIB

MENGUATKAN DERMAGA PENGABDIAN, KODAERAL I PETAKAN INFRASTRUKTUR OPERASIONAL

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32 WIB

*Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*

Berita Terbaru