Hari ke-10 Operasi Keselamatan Toba 2026: Pelanggaran Lalu Lintas Turun 56,7 Persen

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | RISATU.COM – Polda Sumatera Utara mencatat penurunan signifikan jumlah pelanggaran lalu lintas pada hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Rabu (11/2/2026). Hingga saat ini, total penindakan mencapai 1.322 kasus, turun 56,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 3.052 kasus.

Berdasarkan data Penegakan Hukum (Gakkum), penindakan melalui sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) mengalami peningkatan menjadi 252 kasus dibandingkan tahun lalu yang hanya 52 kasus. Sebaliknya, penindakan non-ETLE turun menjadi 66 kasus dari sebelumnya 905 kasus, sementara teguran menurun dari 2.095 menjadi 969 kasus.

Baca Juga :  Polri Untuk Negeri, Safari Kebangsaan Polda Sumut Jadi Sarana Menjalin Silaturahmi dan Persatuan

Selain pelanggaran umum, petugas juga menindak 6 kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum tanpa izin (travel ilegal) serta 29 kendaraan yang melebihi kapasitas atau over dimension over loading (ODOL).

Secara kumulatif selama sepuluh hari operasi (2–11 Februari 2026), Polda Sumut telah mencatatkan 10.667 tindakan. Rinciannya terdiri dari 1.692 kasus ETLE, 604 kasus non-ETLE, 8.265 teguran, 17 penindakan travel ilegal, dan 89 kasus ODOL.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyatakan bahwa penurunan angka pelanggaran ini mengindikasikan adanya perubahan perilaku masyarakat di jalan raya.

“Operasi Keselamatan Toba 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi. Penurunan angka pelanggaran ini diharapkan menjadi indikator meningkatnya kesadaran tertib berlalu lintas,” ujar Kabid Humas dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Baca Juga :  Dari Puing ke Harapan: Polda Sumut Terus Kawal Pemulihan Warga Batang Toru

Ia menambahkan, penegakan hukum tetap diprioritaskan pada jenis pelanggaran yang berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta memastikan kelaikan kendaraan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Polda Sumatera Utara akan terus melanjutkan pengawasan dan edukasi hingga masa operasi berakhir guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Sumatera Utara.

(Red/Rosmira)

Berita Terkait

Police Go To School, Satlantas Polres Langkat Ajak Siswa Ciptakan Budaya Tertib Lalu Lintas
Rangkul Ulama, Kapolres Langkat Perkuat Sinergi dengan MUI Demi Wujudkan Kamtibmas yang Sejuk dan Kondusif
HMI Dukung Ekpedisi Merah Putih Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti.
MENGUATKAN DERMAGA PENGABDIAN, KODAERAL I PETAKAN INFRASTRUKTUR OPERASIONAL
*Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*
‎MENJAGA LAUT DARI KETINGGIAN, KODAERAL I HADIRKAN LATIHAN UAV BERTEKNOLOGI MODERN
Rutan Kelas I Labuhan Deli Laksanakan Seleksi Wawancara Peserta MagangHub Kemnaker Batch I Angkatan II Tahun 2026
Ramah Tamah Kapolres Meranti AKBP Gede Prasetia Ajak Pemuda Dan Ormas Media Bagun Kepulauan Meranti.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Police Go To School, Satlantas Polres Langkat Ajak Siswa Ciptakan Budaya Tertib Lalu Lintas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Rangkul Ulama, Kapolres Langkat Perkuat Sinergi dengan MUI Demi Wujudkan Kamtibmas yang Sejuk dan Kondusif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:30 WIB

HMI Dukung Ekpedisi Merah Putih Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:13 WIB

MENGUATKAN DERMAGA PENGABDIAN, KODAERAL I PETAKAN INFRASTRUKTUR OPERASIONAL

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32 WIB

*Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*

Berita Terbaru