Rela Jalan Menembus Hutan Untuk Cari Bantuan, Ibu Bhayangkari Pandu Helikopter ke Desanya

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH | RISATU.COM – Di tengah kondisi darurat akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah, muncul sosok yang menjadi perhatian publik. Dia adalah Ibu Marlina Wiguna Lumban Tobing, seorang Bhayangkari yang viral di media sosial setelah videonya diunggah akun @unlockIndonesia dan menyentuh hati jutaan warganet.

Bukan tanpa alasan, dalam video tersebut Ibu Marlina digambarkan sebagai sosok yang berada di balik langkah besar pengiriman bantuan logistik melalui udara menggunakan helikopter TNI AU untuk warga Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, yang hingga kini masih terisolir akibat akses darat terputus total.

Dalam situasi sulit itu, Ibu Marlina memilih tidak hanya berduka. Ia justru turun langsung menjadi bagian dari tim penerbangan bantuan pada helikopter TNI AU H-3217. Berbekal pengetahuannya sebagai warga asli desa, ia menjadi penunjuk arah bagi pilot, menunjukkan titik aman pendaratan di tengah wilayah yang dikepung longsor dan medan sulit.

Hingga akhirnya, helikopter berhasil mendarat di sebuah area terbuka yang selama ini menjadi satu-satunya lokasi paling aman untuk distribusi bantuan bagi ribuan warga yang menunggu.

Baca Juga :  Brimob Polda Riau Kawal Riau Bhayangkara Run 2026, Wujudkan Semangat Green Policing Lewat Aksi Bersih Lingkungan

Saat helikopter mendarat dan bantuan mulai diturunkan, suasana haru tidak bisa dibendung. Ibu Marlina bertemu keluarganya, namun hanya dalam hitungan detik. Pelukan singkat itu menjadi momen yang direkam dan viral, menggambarkan penderitaan warga terdampak bencana, sekaligus tekad kuat seorang perempuan yang tetap memprioritaskan keselamatan orang banyak.

Usai memastikan bantuan diterima, ia kembali mengikuti penerbangan kembali menuju Bandara F. Lumban Tobing Sibolga untuk melanjutkan tugas koordinasi logistik berikutnya.

Kisah di balik kemunculannya tak kalah mengharukan. Sebelum tim bantuan tiba, Ibu Marlina berjalan kaki dari desanya menembus jalur hutan menuju Kota Pandan untuk menyampaikan kondisi desanya yang terisolir akibat material banjir bandang dan longsor.

Tangisannya terekam dalam penerbangan, bukan karena ketakutan, tetapi karena ia membawa harapan seluruh warga, termasuk keluarganya yang masih berada di desa.

Saat dikonfirmasi, Ibu Marlina hanya menyampaikan dengan penuh kesederhanaan bahwa dirinya adalah seorang ibu Bhayangkari dari personel Polres Tapanuli Tengah. Ia menyebut bahwa seluruh desa di Kecamatan Sitahuis masih dalam kondisi terisolir dan sangat membutuhkan bantuan logistik serta layanan kesehatan.

Baca Juga :  Dalam Sehari 3 Pengedar Narkoba Diamankan Polres Binjai Dari TKP Berbeda

Dirinya berharap proses distribusi melalui udara terus berlanjut hingga akses darat dapat pulih.

Postingan viral tersebut mendapat sorotan luas dari publik karena menggambarkan contoh nyata pengabdian seorang Bhayangkari yang berjuang bukan hanya sebagai pendamping suami anggota Polri, tetapi sebagai penyelamat masyarakat dan penggerak kepedulian sosial.

Di tengah operasi besar yang digerakkan TNI–Polri bersama jajaran pemerintah, sosok Ibu Marlina hadir sebagai bagian penting dari keberhasilan misi kemanusiaan tersebut.

Ia bukan pejabat. Ia tidak membawa jabatan besar.

Namun keberaniannya memandu helikopter hingga sampai di lokasi aman menjadikan dirinya pahlawan dalam krisis ini.

Dan kini, kisah perjuangannya bukan hanya terdengar di desanya, namun telah menyentuh jutaan hati masyarakat Indonesia.

(**/Rosmira)

Berita Terkait

Rakyat Desak Kejatisu Agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lebih Transparan Dalam Penggunaan APBD Senilai Rp507,4 Miliar
Kapolres Binjai Komitmen Berantas Narkoba
Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023
Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang
Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu
Kasatlantas Perihal Kecelakaan Mobil PLN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Rakyat Desak Kejatisu Agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lebih Transparan Dalam Penggunaan APBD Senilai Rp507,4 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Kapolres Binjai Komitmen Berantas Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang

Berita Terbaru