BENGKALIS (RISATU.COM) — Rangkaian ziarah makam leluhur dan pejuang sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis resmi ditutup dengan ziarah ke makam Datuk Laksamana Raja Dilaut di Kecamatan Bukit Batu, Jumat (31/07/2026).
Kegiatan penutup yang dipimpin langsung oleh Bupati Bengkalis ini diikuti jajaran Forkopimda. Rombongan bertolak dari Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis menuju Desa Sungai Bukit Batu menggunakan speedboat.
Ziarah di Bukit Batu ini menjadi titik akhir dari agenda sakral sebelumnya, yang meliputi Taman Makam Pahlawan, Makam Panglima Minal (Desa Air Putih), Makam Dara Sembilan (Desa Senggoro), serta Makam H. Abdullah Nur (Kelapapati Laut).
Bupati Bengkalis dalam arahannya menyampaikan bahwa ziarah merupakan momentum penting untuk merenungkan jasa para pendahulu serta memperkuat tekad dalam membangun daerah.
“Negeri yang besar adalah negeri yang menghargai sejarahnya dan menjadikannya sebagai penuntun untuk melangkah ke depan,” pesan Bupati.
Ia turut mengenang ketokohan Datuk Laksamana Raja Dilaut sebagai panglima perang penjaga Selat Malaka pada era Kerajaan Siak Sri Indrapura, yang nilai-nilai kepemimpinannya relevan untuk terus diteladani.
Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis, “Semangat Kebersamaan Mewujudkan Bengkalis Bermarwah dan Gemilang”, masyarakat diajak untuk terus bersatu dan berkontribusi nyata membangun daerah.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Bengkalis, Ketua DWP Bengkalis, ahli waris Datuk Laksamana Raja Dilaut, tokoh masyarakat, serta warga setempat. (Apoan/Inf)









