Water Treatment Sat Brimob Polda Sumut Jadi Penyelamat Krisis Air Bersih Pasca Banjir Tapanuli Tengah

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH | RISATU.COM – Ketika banjir dan longsor memutus suplai air bersih di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, warga setempat tak pernah menyangka bahwa pemulihan kebutuhan dasar justru datang dari barisan pasukan Brimob. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menurunkan Water Treatment Mobile, sebuah perangkat pengolah air lapangan yang selama ini lebih identik dengan operasi militer dan penanganan bencana skala nasional.

Mesin pengolah air itu langsung menjadi pusat perhatian. Sejak pagi, warga membawa jeriken, galon, hingga drum kecil. Mereka rela antre demi mendapatkan air bersih yang selama berhari-hari tidak tersedia. Bukan hanya untuk mandi atau mencuci, tetapi untuk kebutuhan paling mendasar: minum dan memasak.

Water Treatment Mobile ini bekerja mengolah air yang sebelumnya tercemar lumpur banjir melalui proses filtrasi dan sterilisasi. Dalam waktu singkat, air keruh berubah menjadi jernih dan siap konsumsi. Inilah yang membuat warga menyebutnya sebagai “penyelamat di tengah krisis air”.

Baca Juga :  Polda Sumut Kerahkan Ratusan Personel untuk Amankan Idul Adha 1447 H

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penempatan alat tersebut didasarkan pada kondisi lapangan yang benar-benar darurat.

“Kami siagakan Water Treatment Mobile terutama di wilayah yang paling terdampak dan mengalami kekurangan air bersih. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi upaya memastikan masyarakat tetap mendapat air aman konsumsi meskipun jaringan distribusi air belum pulih,” ujar Kombes Pol Ferry.

Ia menyebutkan, alat ini beroperasi secara terus-menerus dan mampu menghasilkan air dalam jumlah signifikan setiap harinya, sehingga pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa tercapai.

“Kami tidak hanya hadir untuk evakuasi dan pembersihan, tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar masyarakat agar tetap bisa bertahan dengan aman dan layak,” tambahnya.

Keberadaan Water Treatment Mobile di Desa Hutanabolon menjadi angin segar, terlebih wilayah tersebut selama ini mengandalkan sumber air setempat yang kini rusak akibat material banjir. Kehadiran unit penyaring air dianggap sebagai solusi yang tidak sekadar sementara, tetapi sangat relevan untuk fase pemulihan.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan, Brimob Sumut Bergerak Cepat Bantu Warga Pematangsianta

Warga pun memberikan apresiasi langsung atas bantuan tersebut. Sejumlah ibu rumah tangga menyebutkan bahwa air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak setelah banjir surut. Anak-anak yang sebelumnya kesulitan mandi kini dapat kembali menjalani aktivitas normal.

Selain pendistribusian air bersih, personel Brimob juga membantu menyiapkan tempat penampungan sementara dan mengatur distribusi secara teratur agar setiap rumah mendapatkan suplai sesuai kebutuhan.

Meski terlihat sederhana, langkah ini dinilai sangat berdampak. Di tengah kondisi pasca bencana di mana listrik dan sejumlah fasilitas lain belum pulih sepenuhnya, kehadiran teknologi pengolah air lapangan milik Brimob menjadi simbol hadirnya negara dengan cara yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dengan respons cepat, tepat, dan terukur ini, Sat Brimob Polda Sumut memperlihatkan bahwa kemanusiaan bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi menghadirkan solusi nyata di titik paling krusial—dimana masyarakat benar-benar membutuhkan.

(Red/Rosmira)

Berita Terkait

Kapolres Binjai AKBP Bimo Moernanda Persempit Ruang Gerak Pengedar Sabu, Satu Pria Diamankan
Kapolres Binjai Anjangsana dan Berikan Tali Asih kepada Personel yang Sakit Menahun
Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara
Kanit PJR Tol Permai Pimpin Operasi Micro Sleep, Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan
Jembatan Siak I dan III Diberlakukan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 17 September hingga 25 November 2026
Usut Kasus Kekerasan Seksual Anak di Rupat, Polisi Soroti Keterlibatan Perusahaan dan Aturan Kerja
Satreskrim Polres Binjai Amankan Terduga Pelaku Curat di Kabupaten Langkat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:43 WIB

Kapolres Binjai AKBP Bimo Moernanda Persempit Ruang Gerak Pengedar Sabu, Satu Pria Diamankan

Minggu, 20 September 2026 - 12:38 WIB

Kapolres Binjai Anjangsana dan Berikan Tali Asih kepada Personel yang Sakit Menahun

Sabtu, 19 September 2026 - 15:19 WIB

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Kanit PJR Tol Permai Pimpin Operasi Micro Sleep, Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan

Berita Terbaru