PEKANBARU (RISATU.COM) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) terus memperkuat komitmen dalam membangun kemitraan yang sinergis, transparan, dan profesional bersama insan pers. Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Focus Group Discussion (FGD) Kemitraan Media yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., di Hotel BATIQA Pekanbaru, Senin (14/9/2026).
FGD ini menghadirkan perwakilan Dewan Pers, Yogi, sebagai narasumber utama, serta dihadiri oleh perwakilan organisasi wartawan dan pimpinan media massa yang beroperasi di Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar menegaskan bahwa media massa merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan serta menyerap aspirasi masyarakat secara objektif dan konstruktif.
“Pemerintah Kota Pekanbaru menyadari betul bahwa penyebarluasan informasi pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa peran serta media. Melalui forum FGD ini, kita berharap terjalin sinergi yang makin kokoh antara Pemko Pekanbaru dan insan pers berdasarkan prinsip keterbukaan, profesionalisme, serta saling menghormati fungsi masing-masing,” ujar Markarius.
Sementara itu, perwakilan Dewan Pers, Yogi, dalam pemaparannya menegaskan bahwa Dewan Pers berkomitmen melindungi seluruh perusahaan pers di Indonesia yang berbadan hukum dan konsisten memproduksi karya jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, baik yang sudah terverifikasi maupun yang belum terverifikasi.
Ia meluruskan kekhawatiran pelaku media terkait status verifikasi, dengan menjelaskan bahwa verifikasi merupakan instrumen untuk mendorong tata kelola dan profesionalisme perusahaan pers, bukan syarat tunggal untuk memperoleh perlindungan hukum.
“Perusahaan yang belum terverifikasi Dewan Pers tidak perlu bingung atau khawatir. Selama menjalankan tugas jurnalistik sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku, pasti kami lindungi,” tegas Yogi.
Yogi juga mengapresiasi inisiatif Diskominfo Kota Pekanbaru dalam merangkul media dan memfasilitasi ruang dialog bersama Dewan Pers. Menurutnya, hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan pers harus terus dipelihara dalam semangat kolaborasi yang sehat tanpa mengintervensi independensi pers.
Melalui penyelenggaraan FGD ini, Diskominfo Kota Pekanbaru berharap dapat makin memantapkan tata kelola kemitraan media yang akuntabel guna mendukung terwujudnya keterbukaan informasi publik bagi seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. (*/RD)









