Rem Truk Diduga Blong, Tabrakan Beruntun di Sibolangit Hantam 4 Rumah dan Bangunan SD

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan  —  Risatu.com || Berastagi kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan menghantam pemukiman warga dan fasilitas umum di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di depan Gereja GBKP Sibolangit, Kamis (10/9/2026) subuh sekitar pukul 05.30 WIB.

Insiden berdarah ini melibatkan truk kontainer Thermoking BK 8265 FP, truk Fuso bermuatan jagung BK 8836 EN, serta satu unit Toyota Kijang Innova BK 858 WL. Ketiga kendaraan tersebut diketahui sedang bergerak sejajar dari arah Berastagi menuju Kota Medan sebelum hilang kendali dan saling berbenturan.

Dampak benturan hebat tersebut membuat armada kendaraan meledak ke pinggir jalan dan merusak bangunan di sekitarnya. Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, mengonfirmasi bahwa kerusakan tidak hanya dialami oleh kendaraan yang terlibat tabrakan, tetapi juga menyasar properti warga sekitar.

Baca Juga :  KPPU DORONG KOPERASI DESA MERAH PUTIH PERKUAT EKONOMI DESA TANPA MENUTUP RUANG UMKM LOKAL

“Sedikitnya ada empat rumah warga yang mengalami kerusakan fisik cukup parah. Selain itu, area bangunan SD Masehi Sibolangit serta dua mobil milik warga yang terparkir turut dihantam,” jelas Widodo.

Berdasarkan data di lapangan, empat unit rumah yang hancur diterjang material kendaraan merupakan milik Amin Gurusinga (61), Suranta Gurusinga (48), Linggem Gurusinga (74), dan Daniel Saruhu (61). Sementara itu, dua kendaraan warga yang ringsek tertimpa musibah ini yakni Daihatsu Ayla BK 1785 VX dan pikap Gran Max BK 8412 FC.

Baca Juga :  KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang Tahun 2026

Saat ini, personel dari Satlantas Polrestabes Medan telah diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP, evakuasi bangkai kendaraan, serta mengurai kemacetan panjang di jalur utama penghubung Medan–Karo tersebut.

“Dugaan awal pemicu kecelakaan ini akibat kegagalan sistem pengereman pada salah satu unit truk. Namun, petugas kami masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan kronologi pasti di lapangan,” pungkas Widodo.

( kaperwil // Zairul Anwar )

Berita Terkait

Kontraktor Tinggalkan Proyek, Jalan Jadi Ancaman Pengendara, Yosia Hulu Desak Menteri PUPR Bongkar Persoalan Proyek Rp159 Miliar
Terima Surat Laporan Keberadaan Organisasi dari Kesbangpol Riau, Relas Imbau Pengurus Kabupaten/Kota Tertib Administrasi
Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris
DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, LAPAS BANGKINANG OPTIMALKAN BUDIDAYA IKAN LELE
Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif
Sairon Sinaga Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum PPTSB Periode 2026–2031
Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:39 WIB

Kontraktor Tinggalkan Proyek, Jalan Jadi Ancaman Pengendara, Yosia Hulu Desak Menteri PUPR Bongkar Persoalan Proyek Rp159 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 13:49 WIB

Terima Surat Laporan Keberadaan Organisasi dari Kesbangpol Riau, Relas Imbau Pengurus Kabupaten/Kota Tertib Administrasi

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris

Senin, 2 November 2026 - 11:03 WIB

DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, LAPAS BANGKINANG OPTIMALKAN BUDIDAYA IKAN LELE

Senin, 2 November 2026 - 09:26 WIB

Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Berita Terbaru