Buka Rakor RFK, Wabup Muzamil Tekankan Efisiensi Anggaran dan Optimalisasi Pendapatan Daerah 

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MERANTI –(RI-1 )Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat langkah efisiensi anggaran dan optimalisasi pendapatan daerah di tengah kondisi fiskal yang masih menghadapi tekanan. Hal itu menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK) Tahun Anggaran 2026.

 

Rakor tersebut dibuka sekaligus dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (12/8/2026).

 

Turut hadir Asisten II Kabupaten Kepulauan Meranti H. Irmansyah, M.Si., Inspektur Kabupaten Kepulauan Meranti Rawely, M.Si., seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag Administrasi Pembangunan Jimy Dizahadi, para camat, lurah, kepala desa serta sejumlah pejabat terkait.

 

Dalam arahannya, Muzamil meminta seluruh OPD segera membenahi administrasi keuangan dan memastikan realisasi fisik serta keuangan berjalan seimbang sesuai target yang telah ditetapkan.

 

Ia juga meminta OPD penghasil untuk lebih maksimal meningkatkan pendapatan daerah, khususnya pada semester II tahun 2026.

 

“APBD harus mampu menggerakkan perekonomian daerah dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan anggaran harus tertib, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Muzamil.

Menurutnya, masih terdapat laporan administrasi realisasi fisik dan keuangan yang belum tertata secara optimal. Selain itu, sejumlah administrasi terkait penyerapan anggaran juga masih perlu segera dibenahi.

Baca Juga :  Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Curat, Dua Terduga Pelaku Diciduk Polsek Binjai Timur

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena Pemkab Kepulauan Meranti akan memasuki tahapan pembahasan APBD Perubahan dengan tantangan fiskal yang cukup berat.

Muzamil menyebutkan, meskipun terdapat tambahan anggaran sekitar Rp47 miliar, kondisi fiskal daerah masih menghadapi defisit sekitar Rp149 miliar.

Karena itu, pemerintah daerah perlu mengambil langkah rasionalisasi serta menerapkan kebijakan fiskal secara cermat dengan menyesuaikan program dan kegiatan terhadap kemampuan keuangan daerah.

 

Lima Arahan untuk Seluruh OPD

 

Dalam rakor tersebut, Muzamil menyampaikan lima arahan utama kepada seluruh OPD.

Pertama, seluruh OPD diminta segera merapikan administrasi, terutama memastikan realisasi fisik dan keuangan berjalan linear serta sesuai dengan target.

Kedua, seluruh kepala OPD diminta menyisir kembali anggaran belanja barang dan jasa sebagai bahan persiapan menghadapi pembahasan APBD Perubahan.

Ketiga, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama OPD teknis diminta melakukan review terhadap seluruh proyek fisik nonstrategis. Setiap kegiatan harus memiliki justifikasi yang jelas, apakah perlu dilanjutkan atau ditunda dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Baca Juga :  Kasatlantas Perihal Kecelakaan Mobil PLN

 

Keempat, pemerintah daerah memastikan alokasi anggaran yang diwajibkan peraturan perundang-undangan tetap terpenuhi secara terukur. Di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur publik, gaji pegawai serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

Kelima, OPD penghasil diminta mengoptimalkan pendapatan daerah pada semester II. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi masih adanya kekurangan pembiayaan.

Muzamil menegaskan, keberhasilan pengelolaan APBD tidak semata-mata diukur dari tingginya angka realisasi anggaran. Kepatuhan terhadap regulasi, tata kelola keuangan yang baik, transparansi dan akuntabilitas harus tetap menjadi prioritas.

“Kondisi fiskal saat ini merupakan ujian bagi kita semua. Mari kita bersama-sama membawa Kabupaten Kepulauan Meranti keluar dari tantangan ini dengan selamat. Laksanakan tugas dengan hati-hati, lakukan koordinasi dan jangan sampai kebijakan yang kita ambil justru menimbulkan persoalan hukum,” pesannya.

 

Ia berharap seluruh OPD meningkatkan koordinasi, menjalankan efisiensi secara terukur serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Jangan hanya mengejar realisasi anggaran, tetapi pastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” pungkasnya. (Hertino)

Berita Terkait

PERKUAT DETEKSI DINI LAPAS NARKOTIKA RUMBAI LAKSANAKAN RAZIA DAN CEK URINE TERHADAP WBP
MERAJUT KEBERSAMAAN LEWAT SEPAKBOLA LAPAS NARKOTIKA RUMBAI VS PEKANBARU SELECTION
Kantor DPD GWI Riau Disurvei Kesbangpol, Administrasi Dinyatakan Lengkap
SARMA “Biarlah Majelis Hakim Memberikan Kepada Jaksa Untuk Memberikan Pendapat”
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu
Lapas Pekanbaru Ikuti Rapat Anev Ditjenpas Dan Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi, Perkuat Sinergi Dan Kinerja Pemasyarakatan
Di Minta Kepada Instansi Yang terkait Dinas Perijinan Dan industri Juga Dinas DLH Kab Bengkalis”,   Agar Turun Kelapangan Cek Pengusaha Tempe Desa Wonosari
MEMASTIKAN PROSES PEMENUHAN HAK INTEGRASI WBP LAPAS NARKOTIKA RUMBAI BERSAMA KANTOR WILAYAH MENGGELAR SIDANG TPP
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:14 WIB

PERKUAT DETEKSI DINI LAPAS NARKOTIKA RUMBAI LAKSANAKAN RAZIA DAN CEK URINE TERHADAP WBP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:08 WIB

MERAJUT KEBERSAMAAN LEWAT SEPAKBOLA LAPAS NARKOTIKA RUMBAI VS PEKANBARU SELECTION

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kantor DPD GWI Riau Disurvei Kesbangpol, Administrasi Dinyatakan Lengkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:52 WIB

SARMA “Biarlah Majelis Hakim Memberikan Kepada Jaksa Untuk Memberikan Pendapat”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu

Berita Terbaru