Fokus Penanganan Bencana Sumut: Polda Prioritaskan Distribusi Logistik dan Evakuasi Korban Hilang

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | RISATU.COM – Gelombang bencana alam di Sumatera Utara sejak 24 November 2025 lalu menunjukkan skala yang sangat besar. Dalam rilis perkembangan hingga saat ini Minggu pagi (30/11/2025), tercatat 503 kejadian bencana, meliputi 166 tanah longsor, 315 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung yang melanda 21 wilayah hukum Polres jajaran.

Situasi ini menyebabkan dampak kemanusiaan yang luas: 1.090 korban, terdiri dari 176 meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 160 masih dalam pencarian, serta 30.445 warga terpaksa mengungsi.

Di tengah kondisi kritis ini, Polda Sumut memperkuat fokus utama pada pengiriman bantuan logistik, terutama ke wilayah yang masih terisolasi akibat akses darat terputus.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa langkah paling krusial saat ini adalah memastikan bantuan logistik, komunikasi, dan medis tiba tepat waktu di titik-titik terdampak.

“Setiap menit sangat berarti bagi para pengungsi. Instruksi Bapak Kapolda Sumut sangat jelas: percepat distribusi logistik, buka akses, dan pastikan semua wilayah terpenuhi kebutuhannya,” tegas Ferry.

Baca Juga :  *Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Belawan I*

Tim gabungan Polda Sumut telah mengoperasikan jalur darat, udara, dan laut untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menegaskan bahwa seluruh personelnya dikerahkan penuh.

“Personil kami di lapangan bekerja dalam kondisi berat, namun satu hal yang kami pegang: tidak ada warga yang kami biarkan berjuang sendirian. Setiap korban yang ditemukan, setiap logistik yang sampai, adalah wujud tekad kami menjaga nyawa,” ucapnya penuh emosi.

Brimob mendirikan posko siaga, membuka akses jalan yang tertutup material longsor, mengevakuasi korban, hingga mengantar warga ke tempat pengungsian.

Dari data yang diterima, beberapa wilayah dengan dampak terbesar, yaitu Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan 691 orang korban (18 Orang luka berat, 575 Orang luka ringan, 47 Orang meninggal dunia, 51 Orang belum ditemukan). Kemudian Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan 218 orang korban (5 Orang luka berat, 138 Orang luka ringan, 47 Orang meninggal dunia, 28 Orang belum ditemukan). Di Sibolga juga tercatat korban meninggal dunia sebanyak 33 orang dan 56 orang masih dilakukan pencarian.

Baca Juga :  Sigap di Tengah Karhutla, Brimob Sumut Amankan Jalur Lintas Siborongborong–Parapat

Total 3.843 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait telah dikerahkan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan, bersama Ka BNPB Letjen TNI Suharyanto, melakukan pantauan udara dan turun langsung ke lokasi terdampak di Sibolga dan Tapteng.

Polda Sumut menjadi yang pertama yang menembus pusat ibukota Kabupaten Tapteng (Pandan) untuk memastikan penanganan berjalan.

Saat ini Polda Sumut tengah merencanakan langkah-langkah percepatan penanganan seperti pendataan kebutuhan logistik tambahan dan peralatan SAR, Pendistribusian bantuan dari pesawat CN-295 Mabes Polri maupun bantuan dari Polda Sumut dan Polres jajaran, percepatan pencarian 160 korban yang masih hilang, hingga melakukan koordinasi dengan Pemda untuk menambah tempat pengungsian yang lebih layak.

Polisi hadir, bekerja, dan memastikan setiap warga merasakan uluran tangan negara. Semoga pemulihan berjalan cepat, dan kehidupan masyarakat segera kembali pulih seperti sediakala.
(Red/Rosmira)

Berita Terkait

Dinilai Lamban, Satlantas Polrestabes Medan Ambil Alih Penanganan Kasus Kecelakaan Mercedes di Percut Sei Tuan
Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Program Polidik
Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris
Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif
Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
KPPU DORONG KOPERASI DESA MERAH PUTIH PERKUAT EKONOMI DESA TANPA MENUTUP RUANG UMKM LOKAL
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:58 WIB

Dinilai Lamban, Satlantas Polrestabes Medan Ambil Alih Penanganan Kasus Kecelakaan Mercedes di Percut Sei Tuan

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris

Senin, 2 November 2026 - 09:26 WIB

Polres Binjai Ungkap Empat Kasus Curanmor, Sebelas Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Senin, 2 November 2026 - 08:29 WIB

Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail

Berita Terbaru