Polres Taput Intensif Tangani 27 Titik Bencana Banjir dan Longsor, Evakuasi Dilanjutkan Bertahap Akibat Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI | RISATU.COM – paya penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara terus dilakukan secara maksimal oleh jajaran Polres Taput bersama unsur TNI, BPBD, PUPR, Dishub, tenaga kesehatan, dan BKO Brimob Polda Sumut. Hingga Rabu pagi, 26 November 2025, pukul 10.30 WIB, tercatat 27 titik bencana meliputi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa seluruh personel dikerahkan untuk membuka akses, mengevakuasi warga, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Sebanyak 10 titik banjir tersebar di Kecamatan Purbatua, Pahae Jae, Siatas Barita, dan Tarutung. Ketinggian air bervariasi mulai dari 70 cm hingga mencapai 4 meter. Lebih dari 98 rumah warga terdampak, serta puluhan hektare lahan pertanian mengalami gagal panen.

Beberapa akses jalan juga terputus total, khususnya di Desa Siraja Oloan, Desa Hutauruk, dan ruas Aek Siansimun–Siandorandor.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa akibat banjir di seluruh titik.

Curah hujan intensitas tinggi mengakibatkan 16 titik longsor, sebagian besar berada di Jalinsum Tarutung–Sibolga dan Kecamatan Parmonangan.

Baca Juga :  Polda Sumut Ungkap Komplotan Begal Pegawai Imigrasi, Dua Pelaku Ditangkap

Satu warga atas nama Haratua Sipahutar (50) mengalami luka pada bagian kepala dan telah dirawat intensif. Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka akibat rumah tertimpa longsor di Desa Sitolu Ompu.

Sejumlah ruas jalan nasional sempat tertutup total, namun beberapa titik sudah berhasil dibuka setelah alat berat diturunkan sejak dini hari.

Di Dusun 2 Sialang, Desa Simangumban Julu, satu pohon tumbang menutupi badan jalan, menyebabkan kemacetan. Personel segera mengevakuasi batang pohon sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Dalam operasi kemanusiaan ini, diturunkan 90 personel Polres Taput, 16 personel BKO Brimob, 20 personel TNI, 7 petugas PUPR, 15 personel BPBD, 10 petugas Dishub dan 10 tenaga medis.

Operasi pencarian sempat dihentikan Selasa malam dan dilanjutkan Rabu pagi karena hujan deras, angin kencang, dan minimnya pencahayaan yang membahayakan keselamatan petugas.

Di beberapa wilayah, personel tetap bertahan untuk membantu warga yang mengungsi di Kecamatan Adiankoting dan Pahae Jae.

Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

“Fokus kami adalah keselamatan masyarakat. Petugas di lapangan terus bekerja untuk membuka akses, mengevakuasi warga, dan memastikan titik-titik rawan tetap dimonitor. Meski cuaca masih ekstrem, kami pastikan seluruh upaya penanganan berjalan terukur dan aman,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengapresiasi kinerja personel di lapangan dan menekankan bahwa Polda Sumut terus melakukan monitoring penuh.

“Kapolda Sumatera Utara telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan responsif dalam menangani situasi bencana. Polres Taput bersama instansi terkait telah bekerja maksimal membuka akses, membantu evakuasi, dan memastikan masyarakat dalam kondisi aman,” tegas Ferry.

“Kami mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca masih tidak stabil. Bila membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas terdekat. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Melihat intensitas hujan yang masih tinggi, Polres Taput meningkatkan patroli siaga bencana dan membuka posko informasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan cepat. (**/Rosmira)

Berita Terkait

Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolsek Padang Tualang Patroli Jembatan Darurat Bukit Lawang Tangkahan
Kapolsek Salapian Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Salapian, Tekankan Disiplin dan Bahaya Narkoba
TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri
Tembus Pedalaman Talang Mamak, Dirlantas Polda Riau Kobarkan Semangat Merah Putih dan Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri
Aksi Arogan Penjaga Gudang di Pangkalan Kerinci: Usir dan Maki Jurnalis yang Soroti Penimbunan BBM Ilegal
Sambut HUT Ke-81 RI, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Badau Kibarkan Merah Putih Sepanjang 4 KM di Jalan Raya Perbatasan
Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru
Rutan Kelas 1 Labuhan Deli Terima Kunjungan Kerja Staf Khusus Kemenimipas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolsek Padang Tualang Patroli Jembatan Darurat Bukit Lawang Tangkahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Kapolsek Salapian Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Salapian, Tekankan Disiplin dan Bahaya Narkoba

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:31 WIB

TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Tembus Pedalaman Talang Mamak, Dirlantas Polda Riau Kobarkan Semangat Merah Putih dan Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Aksi Arogan Penjaga Gudang di Pangkalan Kerinci: Usir dan Maki Jurnalis yang Soroti Penimbunan BBM Ilegal

Berita Terbaru