Sekda Meranti Serahkan Bantuan untuk Guru Korban Kebakaran di Rangsang

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MERANTI – ( RI-1) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, mewakili Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, meninjau rumah guru yang menjadi korban kebakaran di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang, Kamis (27/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sudandri menyerahkan bantuan dari Bupati Kepulauan Meranti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Kepulauan Meranti kepada korban, Susi Winarti, S.Pd., guru SMP Negeri 5 Rangsang.

 

Rumah Susi mengalami kebakaran pada Sabtu (22/8/2026). Akibat musibah tersebut, keluarga korban kehilangan sejumlah harta benda dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sudandri menyampaikan salam dan kepedulian Bupati H. Asmar kepada Susi dan keluarganya. Ia mengatakan, Bupati sebenarnya ingin datang langsung, namun berhalangan karena sedang sakit.

“Pak Bupati ingin datang langsung menjenguk saudara kita yang ditimpa cobaan ini. Namun karena beliau dalam keadaan sakit, beliau perintahkan saya untuk mendampingi bersama kawan-kawan PGRI, Dinas Pendidikan serta jajaran Korwil,” ujar Sudandri.

Ia meminta keluarga korban tetap tabah menghadapi musibah tersebut. Menurutnya, kehilangan akibat kebakaran merupakan cobaan yang tidak diharapkan siapa pun.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru Petakan 71 Lokasi Koperasi Merah Putih, 12 Titik Mulai Beroperasi

 

“Apabila kita ditimpa cobaan atau musibah, yang patut kita sampaikan adalah innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Mudah-mudahan rezeki yang sementara terkorbankan akibat musibah ini segera diganti oleh Allah SWT,” katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Sudandri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau. Ia juga mengingatkan penggunaan perangkat elektronik yang dapat memicu korsleting listrik.

“Bukan hanya api, elektronik juga bisa memicu korsleting. Itu juga kita harus hati-hati,” ujarnya.

Sudandri turut mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kemarau panjang yang disebutnya masih dapat berlangsung hingga 2027.

“Mari kita berwaspada. Berdasarkan pemetaan Badan Geologi dan Meteorologi bahwa El Nino atau kemarau panjang bisa sampai menginjak 2027. Untuk itu kita lebih berhati-hati,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudandri juga menyerahkan bantuan pribadi dari Bupati H. Asmar sebesar Rp3 juta kepada Susi dan keluarga.

 

“Pak Bupati juga secara pribadi menitipkan dengan saya uang Rp3.000.000 untuk menyumbangkan secara pribadi beliau kepada Ibu sekeluarga. Mudah-mudahan itu dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  WBP Kristen Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Ibadah di Gereja Lapas

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan bantuan juga dihimpun dari para guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan seprofesi.

Total donasi yang terkumpul mencapai Rp69.430.000. Selain uang, para guru juga menyiapkan bingkisan untuk Susi dan keluarga.

“Alhamdulillah, dukungan dari kawan-kawan guru Meranti. Kami mengumpulkan donasi sebesar Rp69.430.000. Kemudian kami juga menyiapkan bingkisan sebagai cendera mata kepada Bu Susi,” kata Raja Yusran.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban setelah rumah mereka mengalami kebakaran.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh kawan-kawan seprofesi dengan Ibu Susi dapat memberikan keringanan atas musibah ini,” ujarnya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekda Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah kepada Susi Winarti dan keluarganya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Ketua PGRI, para Koordinator Wilayah (Korwil), kepala sekolah dan guru, Camat Rangsang beserta jajaran, Kepala Desa Dwi Tunggal, serta sejumlah pihak lainnya. (Hertino)

Berita Terkait

Kepala Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Forum Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi
Lapas Narkotika Rumbai Jaga Kebugaran Warga Binaan Melalui Senam Sehat Bersama
Majelis Komisi Nyatakan Para Terlapor Tidak Terbukti Melanggar Pasal 22 dalam Perkara Tender Geomembrane PHR
Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023
Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam
Jelang Hari Ulos Dunia, MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fashion Modern, Dekranasda dan Dinas Pariwisata Medan Dorong Desainer Lokal ke Level Nasional
PERERAT SINERGITAS, KALAPAS ALEXANDER LISMAN PUTRA GELAR COFFEE MORNING DAN SARAPAN BERSAMA INSAN PERS
Kalapas Pekanbaru Ikuti Forum Koordinasi dan Perjanjian Kerja Sama Kelayan Binter
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Kepala Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Forum Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Lapas Narkotika Rumbai Jaga Kebugaran Warga Binaan Melalui Senam Sehat Bersama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Majelis Komisi Nyatakan Para Terlapor Tidak Terbukti Melanggar Pasal 22 dalam Perkara Tender Geomembrane PHR

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam

Berita Terbaru