Mabes TNI Turunkan Jenderal dan Empat Pamen Apresiasi Karhutla di Meranti

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MERANTI – ( RI-1) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menurunkan satu perwira tinggi dan empat perwira menengah (Pamen) untuk membantu mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Kedatangan Satuan Tugas (Satgas) TNI tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo, sebagai bentuk kehadiran negara dalam menghadapi persoalan Karhutla di tengah kondisi panas ekstrem saat ini yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Riau. Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu wilayah yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari lahan gambut.

 

Kedatangan Satgas Mabes TNI disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sudandri, S.H. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait di Aula Kantor PUPR Kepulauan Meranti, Kamis (27/8/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut hadir Laksma TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S., selaku Staf Khusus Kasal, Kolonel Adm. Dayatmoko, Letkol Ckm. Widodo N., S.K.M., Mayor Ckm. Subekan, Mayor Ckm. Suryadi, S.K.M., Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Danramil Selatpanjang, Danposal Selatpanjang, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, dan para camat.

 

Dalam sambutannya, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI yang telah menurunkan Satgas untuk membantu pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Ia menegaskan, Pemkab Kepulauan Meranti siap berkolaborasi dengan Satgas TNI dalam penanggulangan Karhutla, termasuk memberikan dukungan kebutuhan Satgas selama menjalankan tugas di wilayah Meranti.

Baca Juga :  Sat Brimob Polda Sumut Salurkan Sembako kepada Warga Medan Timur

“Kita dari Pemkab Meranti siap mendukung penanggulangan Karhutla dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen lainnya. Kita berharap bencana Karhutla yang merugikan semua pihak ini tidak terjadi,” ujar Sudandri.

 

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat menjadi kunci dalam melakukan pencegahan Karhutla, terutama melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran di lahan gambut.

 

Sementara itu, Laksamana I Dr. Imam Hidayat menjelaskan, kedatangan dirinya bersama tim merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di daerah.

Salah satu tugas utama Satgas, kata Imam, adalah meninjau fasilitas pemadaman Karhutla di BPBD Meranti. Selanjutnya, Satgas akan melaksanakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, sekaligus langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah hingga menangani apabila terjadi kebakaran.

“Karena berada di lahan gambut, ini ibarat berada di dekat tungku api yang sewaktu-waktu dapat terbakar. Karena itu, perlu diantisipasi oleh semua pihak,” ungkap Imam.

Ia mengatakan, sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat memahami pola dan dinamika kebakaran hutan dan lahan, sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin. Jika kebakaran terjadi, penanganannya juga harus dilakukan secara cepat dan tepat, termasuk upaya rehabilitasi setelah kebakaran.

“Kita membantu sebagai bentuk kepedulian negara kepada rakyat, dalam bentuk operasi militer menggunakan semua alat utama untuk penanggulangan Karhutla,” kata Imam.

Selain penanggulangan kebakaran, Satgas juga akan memastikan aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik dan stabil.

Baca Juga :  Tim Cobra Polres Binjai, Lumpuhkan Pelaku Begal Terhadap Anak Sekolah Di Binjai

 

“Kita ingin memastikan kegiatan di tengah masyarakat dapat berjalan dengan baik dan stabil. Kita akan mengiringi masyarakat bagaimana anugerah alam gambut ini tidak menjadi sebuah halangan,” lanjutnya.

 

Satgas Mabes TNI tersebut direncanakan berada di Kabupaten Kepulauan Meranti selama kurang lebih satu bulan.

Selama masa penugasan, tim akan melakukan berbagai kegiatan pencegahan, mulai dari meninjau fasilitas BPBD Meranti hingga melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan Karhutla.

Danramil Kapten Nasution menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal sosialisasi yang akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan, desa, dan kelurahan.

 

Sosialisasi tersebut akan melibatkan Pemerintah Kabupaten, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Masyarakat yang menjadi sasaran di antaranya pemilik kebun atau lahan, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, serta tokoh agama.

Imam Hidayat berharap seluruh rangkaian sosialisasi dapat berjalan efektif dan mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai ancaman Karhutla.

Ia menegaskan, pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lahan gambut agar tetap produktif sekaligus terhindar dari ancaman kebakaran.

 

Dengan adanya sinergi antara Satgas TNI, Pemkab Kepulauan Meranti, aparat keamanan, pemerintah di tingkat kecamatan dan desa, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat ditekan dan ditangani secara cepat apabila terjadi. (Tino)

Berita Terkait

Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023
Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang
Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu
Kasatlantas Perihal Kecelakaan Mobil PLN
Gerak Cepat Satreskrim Polres Binjai, Dua Terduga Pelaku Curat Toko Rp157 Juta Dibekuk
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Inilah Persyaratan dan Mekanisme Pembuatan SIM di Polres Binjai Sesuai Perpol No. 2 Tahun 2023

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Rencana Tawuran, 9 Remaja Diamankan Bersama Senjata Tajam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu

Berita Terbaru